JP Bogor - Menjadi mahasiswa perantau yang jauh dari orang tua dan rumah mengharuskan anda untuk pintar dalam mengelola keuangan. Sebagai mahasiswa perantau ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Mulai dari biaya hidup pribadi, transportasi, biaya kuliah, hingga dana darurat untuk kebutuhan mendesak yang tidak terduga.
Selain itu, banyak juga pengeluaran tak terduga yang perlu diperhitungkan seperti iuran organisasi, kas rutin, sumbangan donasi, iuran program kerja, serta biaya untuk tugas dan proyek mini. Belum lagi pengeluaran untuk membeli buku bacaan wajib yang diperlukan.
Mengelola keuangan dengan cara efisien merupakan kunci untuk bertahan hidup di perantauan. Mengutip dari laman teknokrat.ac.id, berikut ini adalah cara-cara efisien dalam mengelola keuangan mahasiswa agar semua kebutuhan hidup dapat terpenuhi.
1. Membuat Anggaran Bulanan
Penting bagi mahasiswa perantau untuk membuat catatan anggaran bulanan. Pembuatan anggaran ini dapat membantu anda memperkirakan berapa banyak pemasukan dan kebutuhan yang dikeluarkan setiap bulan. Hal ini akan memudahkan anda dalam mengelola keuangan yang lebih sesuai.
2. Mengurangi Belanja yang Tidak Perlu
Mahasiswa yang tinggal jauh dari orang tua harus bisa berhemat. Memangkas pengeluaran yang tidak penting, seperti belanja untuk hal-hal yang tidak diperlukan, dapat membantu anda menyisihkan uang dengan lebih banyak. Pergunakan uang tersebut untuk kebutuhan primer dan jangan mudah tergoda dengan barang-barang mahal.
3. Berburu Diskon
Sebagai seorang mahasiswa anda harus mencari informasi terkait diskon yang tersedia. Belanja boleh namun harus sesuai dengan anggaran yang telah dibuat. Diskon akan membantu anda menghemat pengeluaran. Selain itu, dengan adanya diskon, memungkinkan anda mengalokasikan uang untuk membeli barang lain yang lebih dibutuhkan .
4. Meminjam Barang
Sebagai mahasiswa banyak kebutuhan tidak terduga yang harus dipertimbangkan seperti iuran organisasi, kas rutin, sumbangan donasi, iuran program kerja, serta biaya untuk tuga dan proyek mini. Belum lagi pengeluaran buku-buku yang harus dibeli. Oleh karena itu, anda bisa mengefisiensikan anggaran dengan meminjam barang dari teman maupun senior. Anda bisa memanfaatkannya dengan meminjam di perpustakaan, mencari versi ebook, atau menyewa dari senior dan teman. Dengan cara itu, anda bisa menyisihkan uang untuk tabungan untuk keperluan masa depan.
5. Menjaga Kesehatan
Menjaga pola hidup sehat sangat penting bagi mahasiswa perantau. Tinggal jauh dari orangtua membuat anda harus merawat diri sendiri, tugas kuliah juga bisa terbengkalai. Belum lagi jika harus pergi ke dokter dengan biaya yang tidak sedikit. Tentu hal ini juga dapat menambah beban pengeluaran anda.
6. Menggunakan Transportasi Umum
Pilihlah transportasi umum agar bisa menghemat uang. Anda bisa mengendarai bus ke kampus daripada memilih menggunakan mobil, jika jaraknya cukup dekat dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
7. Menabung
Anda bisa menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung. Jika suatu hari anda membutuhkan uang pada keadaan darurat, tabungan tersebut bisa digunakan sebagai cadangan. Sehingga anda bisa belajar hidup hemat sekaligus dapat menabung untuk mengatur pengeluaran.
Editor : Candra Mega Sari