JP Bogor – Menonton ulang (rewatch) film atau drama bukan hanya sekedar aktivitas hiburan, tetapi juga merupakan fenomena psikologis yang menarik untuk dikaji. Kebiasaan ini ternyata memiliki kaitan erat dengan emosi, memori, dan kebutuhan psikologis manusia.
Namun, pernahkah Anda merasa nyaman dan bahagia saat menonton ulang film atau drama favorit? Rasanya seperti bertemu teman lama yang selalu tahu cara menghibur.
Dilansir dari Psychology Today, kecenderungan seseorang untuk menonton ulang film bukan sekadar kebiasaan, melainkan memiliki dasar psikologis yang menarik. Fenomena ini menunjukkan bahwa manusia cenderung mencari kenyamanan dalam hal-hal yang sudah dikenal, yang pada gilirannya dapat memberikan efek positif bagi kesejahteraan emosional.
Lantas, mengapa kita rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyaksikan kembali film atau drama yang sudah kita ketahui jalan ceritanya? Berikut beberapa alasannya:
Baca Juga: Kapolri Tanam Jagung di Bantul, Targetkan Swasembada Nasional 2025
1. Nostalgia dan Kenangan
Film atau drama favorit seringkali terikat dengan memori dan emosi tertentu. Menontonnya kembali dapat memicu perasaan nostalgia dan membawa kita kembali ke masa-masa indah yang terkait dengan tontonan tersebut.
2. Rasa Nyaman dan Aman
Menonton ulang film yang sudah familiar memberikan rasa nyaman dan aman. Kita sudah mengetahui alur cerita dan bagaimana film tersebut akan berakhir, sehingga tidak ada kejutan yang membuat kita cemas atau takut.
3. Pengendalian Emosi
Beberapa orang menggunakan kebiasaan rewatch sebagai cara untuk mengendalikan emosi. Menonton film yang sudah dikenal dapat membantu mereka merasa lebih stabil dan mengurangi stres atau kecemasan.
4. Identifikasi Diri
Kita sering kali merasa terhubung dengan karakter dalam film atau drama favorit. Menonton ulang tontonan tersebut dapat memperkuat rasa identifikasi diri kita dengan karakter-karakter tersebut.
Baca Juga: 10 Kebiasaan Orang yang Selalu Positif dalam Menghadapi Tantangan dan Kesulitan Hidup
Kebiasaan menonton film dan drama favorit berulang-ulang ternyata juga memiliki dampak positif dan negatif. Penting untuk menjaga keseimbangan dan tidak berlebihan dalam melakukan kebiasaan ini.
Dampak Positif Kebiasaan Mengulang Film atau Drama
1. Meningkatkan Suasana Hati
Menonton film atau drama favorit dapat meningkatkan suasana hati dan membuat kita merasa lebih bahagia. Hal ini disebabkan oleh pelepasan hormon endorfin saat kita menonton tontonan yang menyenangkan.
2. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Kebiasaan rewatch dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan karena memberikan rasa nyaman dan aman. Kita dapat sejenak melarikan diri dari masalah hidup dan fokus pada cerita yang sudah familiar.
3. Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Menonton film atau drama di mana karakter favorit kita berhasil mengatasi masalah dapat meningkatkan rasa percaya diri kita. Kita merasa termotivasi dan terinspirasi untuk melakukan hal yang sama dalam kehidupan nyata.
Dampak Negatif Kebiasaan Mengulang Film atau Drama
1. Kecanduan
Terlalu sering menonton film atau drama favorit dapat menyebabkan kecanduan. Kita menjadi terlalu bergantung pada tontonan tersebut untuk merasa bahagia atau nyaman, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
2. Menghindari Masalah
Beberapa orang menggunakan kebiasaan rewatch sebagai cara untuk menghindari masalah atau emosi negatif dalam kehidupan nyata. Hal ini dapat menghambat kita untuk belajar mengatasi masalah dan tumbuh sebagai individu.
4. Kurangnya Produktivitas
Terlalu banyak menghabiskan waktu untuk menonton film atau drama dapat mengurangi produktivitas kita. Kita menjadi kurang fokus pada pekerjaan, belajar, atau kegiatan penting lainnya.
Hiburan seharusnya menjadi sumber kebahagiaan dan relaksasi, bukan pelarian dari kenyataan. kebiasaan menonton film dan drama favorit berulang-ulang adalah fenomena yang kompleks dengan berbagai dampak psikologis.
Penting untuk menjaga keseimbangan dalam kebiasaan rewatch ini. Jangan sampai kebiasaan ini mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan sosial, atau kesehatan mental Anda.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah