Untuk mengatasi luka batin, bantuan dari psikolog atau psikiater sangat disarankan. Proses penyembuhan luka batin seringkali melibatkan self-healing sebagai bagian penting dari pemulihan.
Dalam buku 'Self Healing Is Knowing Your Own Self' sebagaimana dilansir dari laman hellosehat.com, self healing adalah proses perbaikan diri yang bertujuan untuk melepaskan emosi terpendam. Emosi-emosi seperti marah, kecewa, menyesal, atau kenangan buruk yang tersimpan lama dapat mengganggu pikiran dan perlu diatasi. Setiap orang punya cara yang berbeda dalam melakukan self healing, jadi penting untuk menemukan cara yang paling cocok untuk diri kita sendiri.
Adapun seseorang yang sedang menahan luka batin dapat menunjukkan beberapa tanda, yakni:
- Pertama, mereka menjadi lebih sensitif. Ini berarti mereka mudah menangis, tersinggung, atau marah jika tidak diperlakukan sesuai harapan.
- Kedua, perasaan negatif sering muncul, seperti pesimisme, keputusasaan, dan kekhawatiran akan hal buruk yang mungkin terjadi.
- Ketiga, orang yang mengalami luka batin cenderung melakukan hal negatif sesuai perlakuan yang mereka terima. Mereka mungkin merasa perlu diutamakan dan mencari pemuasan ego untuk mengisi kekosongan. Ini bisa menjadi pelampiasan dendam yang menyakiti diri sendiri.
- Keempat, sulit memberi maaf atau mempercayai orang lain sering terjadi. Meski ingin memaafkan masa lalu, mereka masih merasa ragu, sehingga sulit bergaul dan cenderung egois. Terakhir, mereka bisa menjadi cuek atau tidak peduli terhadap orang lain. Ini adalah salah satu tanda buruk dari memendam luka batin yang perlu diatasi.
Dalam pandangan Islam, self healing adalah proses introspeksi diri yang melibatkan kesadaran dan penerimaan diri sendiri, serta melibatkan Allah SWT dalam menghadapi segala permasalahan. Nabi Muhammad SAW mengajarkan berbagai cara self healing, yang dilansir dari laman perpus.tebuireng.ac.id, antara lain:
- Shalat, yang menunjukkan pentingnya berdoa dan meminta bimbingan Allah SWT dalam situasi sulit. Shalat menjadi pengingat bahwa Allah SWT adalah sumber kebijaksanaan.
- Berzikir merupakan cara untuk mengingat Allah SWT, di mana berkumpulnya orang untuk berdzikir akan disertai dengan malaikat, rahmat, dan ketenangan dari Allah SWT.
- Ikhlas dan bersabar adalah kunci ketenangan. Hadits menunjukkan bahwa setiap kesulitan yang dialami oleh seorang Muslim akan menghapus dosa-dosanya, sehingga kesabaran dalam menghadapi cobaan membawa ketenangan dan pengampunan.
- Membaca Al-Quran juga sangat dianjurkan. Mengumpulkan dan membaca Al-Qur'an di rumah Allah akan mendatangkan ketenangan, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT.
Berbagai kegiatan spiritual seperti shalat, dzikir, bersabar, dan membaca Al-Quran dapat membantu seseorang dalam proses penyembuhan diri (self healing), terutama dalam mengatasi luka batin dan gangguan mental. Amalan-amalan ini merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan ketenangan jiwa. Dengan mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW, seseorang dapat meraih ketenangan dan harapan dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.
Editor : Candra Mega Sari