Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

5 Metode Parenting Efektif untuk Membentuk Anak yang Sukses dan Mandiri

Shania Vivi Armylia Putri • Rabu, 5 Februari 2025 | 16:45 WIB

Ilustrasi parenting kepada anak
Ilustrasi parenting kepada anak
JawaPos.com - Sukses tidak terjadi secara instan, banyak proses yang harus dilalui oleh orang sukses. Banyak orang sukses yang telah menerapkan kebiasaan baik sejak kecil, bahkan sejak mereka masih bayi. Seperti Elon Musk yang sejak kecil suka membaca dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, atau Greysia Polii yang sudah berlatih bulutangkis sejak berusia 5 tahun.

Bayi adalah peniru ulung, dan mungkin setiap orang tua memiliki gaya mengasuh anak yang berbeda-beda. Namun, satu hal yang pasti, setiap orang tua selalu menginginkan anaknya meraih kesuksesan di bidang apapun yang mereka pilih di masa depan. 

Mengasuh anak bisa menjadi waktu yang paling menantang untuk orang tua baru, tidak ada pendidikan formal yang mengajarkan cara menjadi orang tua yang sukses. Namun, Anda tidak perlu khawatir, ada beberapa metode sederhana yang diungkapkan oleh Carlota Nelson untuk membantu membentuk masa depan anak Anda yang lebih sukses, dikutip dari laman unicef.org

1. Sering Berkomunikasi dengan Bayi 

Suara dan gerakan yang dilakukan bayi mungkin terlihat sederhana, namun ini adalah satu-satunya cara mereka berkomunikasi. Spesialis anak menekankan pentingnya memberikan stimulus pada ocehan bayi, yang seolah olah memperlakukannya seperti percakapan sungguhan. Kebiasaan ini dilakukan dengan orang tua merespon dan memberikan feedback pada setiap suara, isyarat dan tindakan bayi. Jumlah kata yang didengar oleh bayi akan menentukan seberapa luas kosakatanya pada saat berusia dua tahun. Oleh karena itu, dengan menanggapi secara serius ocehan yang dilakukan oleh bayi, dapat mendorong mereka untuk terus berbicara, bahkan ini adalah langkah paling awal untuk membangun kemampuan membaca anak Anda di masa depan.

2. Bacakan Buku kepada Bayi

Bayi sudah siap belajar sejak ia lahir. Pada usia tiga bulan, bayi dapat membedakan setiap suara orang-orang di sekitarnya. Biasakan Anda untuk membacakan buku dengan suara lantang kepada anak, dengan kebiasaan ini, Anda dapat membantu keterampilan membaca anak. Selanjutnya dengan menunjukkan ilustrasi di dalam buku, dan mengajukan pertanyaan sederhana seperti "Ini warna apa?", "Ada berapa orang di gambar ini?" perilaku ini juga dapat merangsang kemampuan berbahasa bayi Anda.

Selain memperkenalkan kata-kata baru lewat membaca, dengan kebiasaan membaca buku sejak bayi, secara tidak langsung Anda menanamkan kecintaan terhadap buku pada Anak. Jadi ajarkan membaca pada anak sejak dini dan selalu ingat, pemimpin adalah pembaca

3. Manfaatkan Aktivitas Sehari-hari untuk Belajar

Setiap pengalaman pada kehidupan adalah kesempatan belajar untuk bayi. Dimulai dari aktivitas mandi, memilih pakaian, melihat Ibu memasak, hingga mengajaknya pergi berbelanja. Semua kegiatan adalah momen edukatif bagi anak Anda. Jelaskan pada mereka apa yang sedang Anda lakukan, hal ini dapat merangsang kemampuan berbahasa anak.

Contoh kegiatan lain oleh orang tua yang dilakukan, menghitung dan mengelompokkan saat menyortir pakaian dapat memperkenalkan kepada bayi Anda konsep matematika sederhana. Bermain dengan tekstur seperti pasir, playdough, jelly, beras, lumpur atau bahan makanan dapat mendorong pemikiran ilmiah anak. Orang tua juga dapat membuat bermacam-macam ekspresi wajah untuk menunjukkan berbagai emosi yang membantu kecerdasan emosional anak.

4. Anggap Aktivitas Bermain sebagai Belajar

Saat bermain adalah waktu krusial bagi anak untuk belajar. Bermain peran dapat membantu anak memahami perasaan orang lain, serta membangun keterampilan sosial seperti berkompromi dan melatih kesabaran. Bermain dengan bebas dapat membentuk pemikiran yang imajinatif. Contoh permainan berpura-pura menjadi astronot yang bisa terbang ke angkasa, dapat merangsang pemikiran kreatif dan kemampuan berbahasa anak.

Saat anak-anak berimajinasi membayangkan dunia baru, mereka akan belajar memecahkan masalah dan menemukan kesempatan baru. Oleh karena itu, orang tua tidak boleh meremehkan bermain. Hindari terlalu menggunakan perangkat elektronik di depan anak, atau bahkan memberikan gawai kepada anak Anda, karena berdasarkan penelitian hal ini dapat membuat anak merasa kurang diperhatikan

5. Beri Contoh yang Baik

Bayi adalah peniru terbaik. Mereka akan memperhatikan dan meniru setiap hal yang Anda lakukan. Sebelum pandai berbicara, mereka sudah tahu cara membaca ekspresi wajah dan bahasa tubuh. Kebiasaan Anda untuk bersikap baik pada saat berinteraksi kepada orang lain, bereaksi kepada tantangan, atau mengekspresikan emosi akan menjadi contoh bagi bayi. Sikap orang tua akan membentuk karakter anak di masa depan. 

Editor : Candra Mega Sari
#kebiasaan #parenting #anak #orang sukses #orang tua