JP Bogor - Dalam banyak drama Korea (K-Drama), kisah cinta sering kali berakar pada hubungan masa kecil atau pertemuan di masa lalu yang mempertemukan kembali para tokohnya.
Namun, tidak semua romansa di K-Drama berawal dari nostalgia. Beberapa justru menghadirkan kisah cinta yang berkembang dari nol, tanpa ikatan masa lalu, tetapi tetap penuh emosi dan chemistry yang memikat.
Bagi Anda yang ingin menikmati romansa segar tanpa elemen first love reunion, berikut adalah empat K-Drama yang menghadirkan cinta yang tumbuh dari pertemuan baru!
1. Summer Strike
Summer Strike yang diadaptasi dari webtoon I Don't Feel Like Doing Anything, adalah kisah romansa tentang kehidupan Yeo Reum (Seolhyun), seorang wanita muda yang tinggal di Seoul dan bekerja di sebuah penerbit.
Hidup Yeo Reum mungkin tidak sempurna, tetapi dia memiliki pekerjaan tetap dan seorang pacar—sampai suatu hari, semuanya menjadi buruk. Pertama, dia kehilangan pekerjaannya, kemudian pacarnya, dan akhirnya, tragedi paling parah terjadi ketika ibu tercintanya meninggal dunia.
Setelah melalui begitu banyak rasa sakit, Yeo Reum memutuskan untuk melakukan perjalanan penyembuhan dan pindah ke kota kecil di tepi laut selama setahun, di mana ia berencana untuk tidak melakukan apa pun dan hanya menghabiskan hari-harinya dengan santai.
Di sana, Yeo Reum bertemu dengan seorang ahli matematika yang berubah menjadi pustakawan, Dae Bum (Yim Si Wan). Hubungan mereka pun mengalir begitu saja!
Sementara sebagian besar drama komedi romantis Korea—atau komedi romantis secara umum—menampilkan karakter yang keras dan eksentrik yang dengan cepat menarik perhatian Anda, Summer Strike adalah drama Korea yang membanggakan pasangan utamanya yang introvert.
Pemeran utama pria sangat introvert sehingga dia tidak berbicara selama episode kedua, saat dia pertama kali diperkenalkan. Namun, meskipun kata-kata tidak cukup, chemistry antara pasangan itu terasa nyata dan menggetarkan hati.
Summer Strike yang sebagian besar merupakan komedi romantis, juga menampilkan alur cerita menegangkan yang setengah matang di sepanjang pertunjukan, yang untungnya tidak mengganggu alur cerita.
2. Crash Landing on You
Crash Landing on You dimulai dengan salah satu pewaris terkaya Korea Selatan, Yoon Se Ri (Son Ye Jin), yang melakukan paralayang saat cuaca buruk.
Ketika Yoon Se Ri terbang mendekati perbatasan Korea Utara, dia akhirnya terbawa angin hingga memasuki wilayah tersebut. Dia pun terjebak di atas pohon di sisi perbatasan, tanpa bisa turun.
Keesokan harinya, Yoon Se Ri bertemu dengan pemeran utama pria, seorang tentara Korea Utara bernama Ri Jung Hyuk (Hyun Bin). Saat itu, dia terjatuh dari pohon dan mendarat tepat di atasnya, yang menjadi awal dari kisah mereka.
Jung Hyuk kemudian setuju untuk menyembunyikan Yoon Se Ri di rumahnya dan berusaha membantunya kembali ke Korea Selatan. Namun, di tengah perjalanan, perasaan di antara mereka mulai tumbuh, dan keduanya pun jatuh cinta.
3. Because This Is My First Life
Because This Is My First Life adalah drama Korea tahun 2017 yang menampilkan kiasan pernikahan karena kesia-siaan atau pernikahan kontrak. Ceritanya berkisar pada Se Hee (Lee Min Ki), seorang pria berbakat akademis yang bekerja di bidang teknologi di akhir usia 30-an, dengan kepribadian sekering amplas.
Tidak seperti kebanyakan orang seusianya di Seoul, Se Hee memiliki rumah sendiri, meskipun ia memiliki banyak hipotek untuk dilunasi. Rencananya? Mendapatkan teman serumah dan menggunakan sewa untuk melunasi utang.
Satu-satunya masalah? Ia sangat pemilih tentang penyewanya. Keunikannya yang lain? Ia tidak ingin menikah dan lelah dengan ibunya yang mencoba menjodohkannya dengan gadis baru setiap minggu.
Di sisi lain adalah Ji Ho (Jung So Min), seorang penulis K-drama berusia awal 30-an yang belum memiliki terobosan besar dan bekerja sebagai asisten penulis.
Meskipun keinginan terbesar Ji Ho adalah untuk dicintai, dia tidak pernah berkencan dengan siapa pun. Satu hal mengarah ke yang lain—Ji Ho kehilangan pekerjaan dan tempatnya, dan dia akan pindah kembali dengan keluarganya yang tidak harmonis di kampung halamannya, meninggalkan mimpinya untuk menjadi seorang penulis.
Se Hee mengajukan proposal unik kepada Ji Ho yakni menikah dengannya agar ia bisa terbebas dari tekanan ibunya, sementara Ji Ho dapat tinggal di Seoul dengan biaya sewa yang jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar. Tanpa ragu, Ji Ho pun menerima tawaran tersebut!
4. Twinkling Watermelon
Twinkling Watermelon adalah satu-satunya drama Korea dalam daftar ini yang tidak secara eksklusif bergenre romansa atau komedi romantis. Meskipun drama ini lebih berfokus pada keluarga, persahabatan, dan musik, alur cerita cintanya begitu mendebarkan sehingga wajib ditonton!
Kisah Twinkling Watermelon dimulai pada tahun 2023 dengan Eun Gyeol (Ryeoun), seorang siswa SMA sekaligus CODA (Child of Deaf Adults). Di siang hari, ia adalah pelajar tekun yang berusaha memenuhi harapan ayahnya, Yi Chan (Choi Hyun Wook), untuk masuk ke universitas kedokteran. Namun, begitu malam tiba, Eun Gyeol menyalakan sisi lain dirinya—seorang musisi jalanan yang menghidupkan kota dengan dentingan gitar listriknya.
Ketika ayahnya mengetahui aktivitas rahasianya, pertengkaran besar pun tak terhindarkan, hingga akhirnya Eun Gyeol memutuskan untuk kabur dari rumah.
Akan tetapi, dalam sebuah kejadian tak terduga, ia justru terlempar ke masa lalu—ke era ketika ayahnya masih remaja. Awalnya, ia hanya berusaha mencari cara untuk kembali ke masa depan. Namun, yang mengejutkan, di garis waktu ini, ayahnya justru jatuh cinta pada gadis lain dan belum bertemu ibunya, Chung Ah (Shin Eun Soo). Menyadari ancaman terhadap keberadaannya sendiri, Eun Gyeol pun mengambil misi baru yaknimenyatukan kedua orang tuanya.
Meski elemen hubungan masa lalu sering digunakan dalam K-drama, Twinkling Watermelon menghadirkan konsep yang lebih unik dengan menghubungkan masa depan dan masa lalu melalui perjalanan waktu.
Bahkan tanpa campur tangan Eun Gyeol, Chung Ah dan Yi Chan sebenarnya telah ditakdirkan untuk bersama. Yang membuat kisah mereka semakin menyentuh adalah dedikasi Yi Chan dalam mempelajari bahasa isyarat sejak mengetahui bahwa Chung Ah tuli. Lebih dari sekadar rasa cinta, keinginannya untuk memahami dan berkomunikasi dengan Chung Ah menunjukkan ketulusan hubungan mereka sejak awal.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah