Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Mengapa Biang Keringat Sering Terjadi? Simak Penyebab, Gejala dan Perawatan yang Efektif di Rumah

Zulfa Putri Hardiyati • Sabtu, 1 Februari 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi biang keringat
Ilustrasi biang keringat

JawaPos.com - Biang keringat atau miliaria merupakan salah satu gangguan kulit yang sering terjadi saat cuaca panas dan lembab. Kondisi ini ditandai dengan ruam kecil berwarna merah yang terasa gatal, perih, atau menyengat. Meskipun lebih sering terjadi pada bayi, orang dewasa juga dapat mengalaminya, terutama jika mengalami keringat berlebih dan pori-pori tersumbat.

Biang keringat umumnya muncul ketika keringat yang diproduksi tubuh tidak dapat keluar dengan lancar akibat tersumbatnya saluran kelenjar keringat. Alodokter.com menuliskan, penyumbatan ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti suhu panas, pakaian yang terlalu tebal, aktivitas fisik berlebihan, serta kondisi kulit yang belum berkembang sempurna pada bayi.

Dihimpun dari laman Halodoc.com, biang keringat terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tingkat keparahannya, yakni: 

1. Miliaria Kristalina

Jenis paling ringan, ditandai dengan bintik kecil berisi cairan bening yang mudah pecah tanpa rasa sakit atau gatal.

2. Miliaria Rubra

Jenis yang lebih dalam dan umum terjadi pada orang dewasa, menyebabkan bintik merah yang terasa gatal dan perih.

3. Miliaria Pustulosa

Muncul jika miliaria rubra mengalami infeksi, ditandai dengan bintik berisi nanah yang berwarna kuning atau putih.

4. Miliaria Profunda

Jenis paling jarang terjadi, ditandai dengan bintik merah yang lebih besar dan keras akibat keringat yang tertahan dalam lapisan kulit lebih dalam.

Faktor Risiko Biang Keringat

Masih dari sumber Halodoc.com, gejala biang keringat meliputi munculnya bintik kemerahan pada area yang sering berkeringat, seperti leher, punggung, dada, dan lipatan tubuh. Ruam ini dapat menimbulkan rasa gatal dan perih, terutama saat terpapar panas.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami biang keringat, antara lain:

Pencegahan dan Pengobatan

Biang keringat umumnya bukan kondisi yang berbahaya dan tidak memerlukan penanganan medis khusus. Gangguan ini dapat diatasi dengan perawatan sederhana di rumah, seperti:

  1. Mengompres area yang terkena biang keringat menggunakan kain lembab atau es batu yang dibungkus kain, dengan durasi maksimal 20 menit setiap jam.
  2. Membersihkan area kulit yang mengalami ruam dengan air mengalir dan sabun berbahan lembut.
  3. Menaburkan bedak talek pada bagian kulit yang terkena biang keringat untuk mengurangi rasa tidak nyaman.
  4. Menjaga kulit tetap sejuk dengan cara berendam atau mandi secara rutin.
  5. Menghindari paparan suhu panas dan lingkungan yang lembap, misalnya dengan tetap berada di ruangan ber-AC atau menggunakan kipas angin.
  6. Memperbanyak konsumsi air putih agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Meskipun umumnya tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan perawatan sederhana di rumah, biang keringat yang semakin parah, sering kambuh, atau disertai infeksi memerlukan perhatian medis lebih lanjut. Jika ruam tidak kunjung membaik atau menimbulkan gejala yang mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Editor : Candra Mega Sari
#faktor risiko #pengobatan #pencegahan #biang keringat