Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

2 Posisi Tidur yang Harus Dihindari untuk Mencegah Nyeri Leher dan Punggung

Melati Septyana Pratiwi • Sabtu, 25 Januari 2025 | 09:30 WIB
Ilustrasi posisi tidur terburuk
Ilustrasi posisi tidur terburuk

JP Bogor - Tidur memang membawa manfaat bagi kesehatan. Hanya saja jika posisi tidur tidak tepat, justru akan menyebabkan masalah seperti nyeri pada leher serta punggung.

Dilansir dari laman The Sun pada Jumat  (24/01), dr. Daria Sadovskaya, seorang nefrologi atau spesialis ginjal membeberkan posisi tidur yang berpotensi membawa masalah kesehatan.

1. Tengkurap

Tidur dengan posisi tengkurap memang terasa begitu nikmat untuk sebagian orang. Tapi posisi seperti ini tidak direkomendasikan.

Alasannya, posisi tidur tengkurap bisa membuat leher dan tulang belakang menjadi tegang. Sebabnya adalah selama terlelap kepala terus menoleh ke salah satu sisi.

"Posisi ini akan meningkatkan tekanan pada punggung bawah, yang menyebabkan ketidaknyamanan," kata dr. Daria. 

2. Tengkurap dengan Satu Kaki Diangkat ke Dada

Siapapun yang gemar tidur tengkurap dengan satu kaki diangkat hingga dada, ketahuilah bahwa posisi ini dinilai sangat bermasalah. dr. Daria menjelaskan bahwa posisi ini menyebabkan panggul berputar, punggung pun memutar, serta tulang belakang menjadi tidak sejajar.

Apabila menjadi kebiasaan, kelak akan menyebabkan nyeri pada punggung karena kaku. Selain itu, ketegangan pada leher juga tidak bisa dihindarkan.

Saat tengkurap tentu kepala menoleh pada salah satu sisi dalam waktu lama. Hasilnya, otot leher tegang dan bahkan memicu kompresi saraf.

Selain itu, pinggul yang tidak seimbang yakni salah satu terangkat dan satu lainnya datar pun menyebabkan masalah. Ini berpotensi tegang pada fleksor pinggul sehingga muncul tekanan tak seimbang di area panggul.

Posisi tengkurap tentu akan menekan area dada. Tidak menutup kemungkinan nafas dalam pun jadi lebih sulit serta asupan oksigen berkurang.

Apabila dua posisi di atas dianggap paling buruk, lantas posisi tidur seperti apa yang disarankan oleh dokter?

1. Telentang

dr. Daria mengatakan tidur telentang adalah salah satu posisi terbaik karena bisa menjaga leher, kepala, dan tulang belakang tetap netral, sehingga risiko nyeri pun berkurang.

Tekanan pada sendi juga terminimalisir. Ada pula manfaat bagi wajah yakni pencegahan munculnya kerutan karena wajah tidak tertekan ketika terlelap.

2. Menyamping dengan Tangan di Bawah Bantal

Sama seperti tidur telentang, posisi menyamping juga membawa manfaat seperti mengurangi dengkuran. Terlebih risiko sleep apnea atau gangguan tidur yang membuat pernapasan terhenti sementara, juga berkurang lantaran saluran napas tetap terbuka.

Setelah mengetahui posisi tidur terburuk dan terbaik, Anda bisa mengevaluasi kembali seperti apa pose saat terlelap. Mungkin jam tidur sudah cukup, namun jika ingin mengurangi risiko masalah kesehatan tubuh, sebaiknya mulai perbaiki juga posisi tidur Anda.

Editor : Candra Mega Sari
#nyeri leher #masalah kesehatan #posisi tidur