Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Biasanya, gejala asam lambung naik dapat muncul kapan saja, tetapi lebih sering terjadi di malam hari, terutama mendekati waktu tidur.
Melansir dari Mayo Clinic, kondisi ini terjadi akibat melemahnya otot kerongkongan bagian bawah atau 'lower esophageal sphincter' (LES). Otot LES seharusnya berfungsi menutup saluran kerongkongan setelah makanan masuk ke lambung.
Apabila otot ini melemah, saluran akan tetap terbuka, sehingga asam lambung bisa naik kembali ke kerongkongan. Jika tidak segera ditangani, naiknya asam lambung dapat menyebabkan berbagai gangguan pada sistem pencernaan dan tenggorokan.
Dikutip dari laman Healthline, gejala yang sering muncul meliputi rasa panas di dada atau heartburn, nyeri di perut, sering bersendawa, cepat merasa kenyang, sakit tenggorokan, mual, muntah, maag, sesak napas, bau mulut, hingga batuk kering yang tidak berdahak.
Untuk mengatasi kondisi ini, penting untuk mengetahui cara-cara efektif yang dapat dilakukan agar asam lambung tidak kembali naik, di antaranya:
Baca Juga: Manfaat Tersembunyi Gluten: Protein Penting yang Membantu Kesehatan Pencernaan dan Jantung
1. Berhenti Merokok
Jika anda mengalami naiknya asam lambung, usahakan untuk menghindari rokok, meskipun mungkin ada keinginan untuk merokok. Asap rokok yang masuk ke tubuh dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.
Dengan menjauhi rokok, anda dapat mencegah peningkatan asam lambung yang berlebih. Setelah kondisi asam lambung kembali normal, cobalah untuk berhenti merokok sekaligus menjaga berat badan ideal.
2. Menurunkan Berat Badan
Tahukah anda bahwa kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko GERD? Orang dengan berat badan berlebih, tekanan di area perut meningkat. Selain itu, berat badan berlebih dapat menyebabkan otot sfingter esofagus menjadi lebih relaks, sehingga memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan.
Dengan menurunkan berat badan, tekanan di perut akan berkurang, sehingga risiko asam lambung naik pun dapat diminimalkan. Mulailah dengan mengatur pola makan sehat dan rutin berolahraga.
3. Makan dengan Porsi Kecil tetapi Sering
Mengatur pola makan juga penting untuk mencegah asam lambung naik. Makan dalam porsi besar sekaligus dapat memicu kenaikan asam lambung.
Sebaiknya, konsumsi makanan dalam porsi kecil namun lebih sering, misalnya enam kali sehari, yang terdiri dari tiga waktu makan utama dan tiga makanan ringan, semuanya dalam porsi kecil.
4. Atur Posisi Tidur
Mengatur posisi tubuh saat tidur juga membantu mengatasi asam lambung. Pastikan tubuh bagian atas lebih tinggi dari bagian bawah, misalnya dengan menambahkan ganjalan mulai dari pinggang ke atas.
Ini bertujuan agar gravitasi mencegah asam lambung naik. Hindari hanya menumpuk bantal di kepala, karena ini justru dapat memberikan tekanan pada perut.
5. Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung
Beberapa jenis makanan, terutama makanan berlemak, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga memicu naiknya asam lambung.
Setiap orang mungkin memiliki makanan pemicu yang berbeda-beda, jadi disarankan untuk mencatat makanan yang menimbulkan gejala. Beberapa contoh umum makanan pemicu adalah gorengan, makanan pedas, dan makanan asam.
6. Menegakkan Posisi Tubuh
Jika gejala asam lambung muncul saat anda sedang berbaring, segera ubah posisi menjadi duduk atau berdiri dengan tegak. Posisi tubuh yang tegak membantu mengurangi tekanan pada katup antara kerongkongan dan lambung, sehingga dapat meredakan gejala.
Baca Juga: Air Hangat atau Air Dingin, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan Tubuh?
7. Minuman untuk Meredakan Asam Lambung
Beberapa jenis minuman, seperti air putih, teh chamomile, air jahe, atau air kelapa, dapat membantu meredakan asam lambung naik. Air kelapa, misalnya, mengandung kalium yang dapat menetralkan asam lambung dan menenangkan pencernaan.
8. Minum Air Putih yang Cukup
Dehidrasi dapat memperburuk kondisi mual akibat asam lambung naik. Oleh karena itu, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih. Selain mencegah dehidrasi, air putih juga membantu menetralkan asam di lambung dan mengurangi gejala maag.
9. Mengonsumsi Obat-obatan
Untuk meredakan mual akibat asam lambung secara cepat dan efektif, anda dapat mengonsumsi obat seperti Bismuth subsalicylate. Obat ini bekerja melindungi lapisan lambung, sehingga mampu mengurangi mual dan gejala lainnya. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.
Editor : Candra Mega Sari