Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

10 Tanda Red Flag yang Membuat Anda Harus Segera Resign dari Tempat Kerja, Ketahui sebelum Menyesal

Nada Naurah • Selasa, 14 Januari 2025 | 10:00 WIB
Ilustrasi seorang pegawai yang merasa stres di tempat kerja.
Ilustrasi seorang pegawai yang merasa stres di tempat kerja.

JP Bogor - Sebagian orang menghabiskan sepertiga waktu dari hidupnya untuk bekerja. Sering kali, ketidakpuasan dan tekanan yang diterima di tempat kerja membuat pikiran menjadi stres. Parahnya, kondisi ini meluas ke berbagai aspek lainnya, sampai di mana Anda merasa jenuh dan tidak bahagia.

Jika Anda sedang bergulat dengan rasa tidak puas atas beban dan tekanan yang diterima di kantor, mungkin ini saat yang tepat untuk merenungkan apakah sudah waktunya untuk berhenti atau tidak.

Meski begitu, memutuskan untuk berhenti bekerja atau resign tentu bukanlah hal yang mudah. Ada banyak pertimbangan dan persiapan matang sebelum benar-benar memutuskan untuk mengambil langkah besar tersebut.

Dilansir dari Your Tango pada Senin, (13/1), berikut adalah tanda-tanda red flag harus segera resign yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mengajukan surat pengunduran diri.

1. Anda Tidak Merasa Dihargai

Perasaan tidak dihargai ketika telah melakukan kontribusi besar di tempat kerja bisa menjadi tidak menyenangkan dan bahkan dapat memicu rasa frustrasi bagi sebagian orang. Padahal, motivasi dan apresiasi di tempat kerja sangat penting untuk mendorong pegawai agar terus berkarya dan bertahan.

Kapan terakhir kali Anda diapresiasi atas pencapaian yang telah dilakukan di tempat kerja? Mungkin Anda bisa merenungkannya dan mempertimbangkan kembali tanda satu ini. Bagaimana pun, Anda layak untuk mendapatkan pengakuan positif atas kerja keras Anda.

2. Beban Kerja Menggunung

Salah satu tanda yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk resign berikutnya adalah beban kerja yang menggunung. Meski Anda mungkin merasa dapat mengerjakan semua pekerjaan yang dibebankan pada Anda, namun tentunya setiap pegawai juga memiliki batasan.

Ada banyak alasan di balik besarnya beban kerja yang harus ditanggung oleh pegawai, di antaranya rekan kerja yang suka melempar tanggung jawabnya atau atasan yang selalu menuntut dengan harapan yang tidak realistis.

Pekerjaan bisa menjadi salah satu sumber stres bagi banyak orang. Jika Anda merasa kewalahan atas beban kerja yang berlebihan, sebaiknya bicarakan dengan atasan Anda. Namun, jika Anda tak kunjung menemukan solusi, pertimbangkan kembali tanda ini sebelum Anda memutuskan untuk mengundurkan diri.

3. Anda Tidak Merasa Berkembang

Baca Juga: Bahaya Banjir Konten Media Sosial: Bisa Memicu Stres, Kecemasan, hingga Depresi

Bagi sebagian orang, perkembangan dan perubahan sangat penting untuk menjadi motivasi dalam perjalanan karier mereka. Namun, jika Anda tidak melihat adanya peluang untuk berkembang di kantor sekarang, bisa jadi ini tanda bahwa Anda harus segera resign.

Tanpa adanya peluang atau kesempatan untuk mencapai tujuan karier dan memperluas keterampilan, Anda mungkin akan merasa terjebak karena tidak ada ruang untuk maju. Sehingga, hal tersebut akan membatasi jalan karier Anda.

4. Tidak Adanya Work-Life Balance

Menerapkan work-life balance atau keseimbangan waktu dan tanggung jawab antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sangat penting untuk karyawan. Dengan menerapkan hal itu, karyawan bisa lebih produktif dan menjadi lebih bahagia karena dapat mengeksplorasi kegiatan menyenangkan di luar pekerjaan.

Sebaliknya, pekerjaan yang terlalu menyita banyak waktu dan energi hingga Anda harus mengorbankan kehidupan pribadi Anda bukanlah hal yang ideal. Jika dibiarkan, Anda bisa mengalami stres yang mengakibatkan penurunan performa atau kinerja.

5. Anda Merasa Kehilangan Arah

Banyak pegawai yang merasa bahwa perusahaan tempat mereka bekerja tidak memanfaatkan potensi mereka secara penuh. Jika Anda merasa perusahaan Anda membatasi kemampuan Anda, ambillah pendekatan proaktif.

Tunjukkan kepada atasan bahwa Anda mampu melakukannya. Namun, bila atasan Anda masih tidak memberikan ruang untuk menunjukkan potensi Anda, mungkin sudah waktunya Anda mengundurkan diri dari pekerjaan.

6. Lingkungan Kantor yang Toxic

Ciri-ciri lingkungan kantor toxic adalah adanya persaingan yang tidak sehat, atasan yang narsis, hingga beban kerja berlebihan. Hal ini lama-kelamaan bisa membuat Anda rentan stres dan gelisah sehingga dapat menurunkan produktivitas Anda.

Sayangnya, lingkungan kantor yang toxic tidak selalu dapat diperbaiki karena bukan berada dalam kendali Anda. Jika Anda menemukan tanda ini di kantor Anda, maka pertimbangkanlah untuk resign.

7. Sulitnya Meminta Izin Atau Cuti

Salah satu hal yang paling membuat frustrasi yang dapat Anda alami di tempat kerja adalah sulitnya mendapatkan persetujuan untuk cuti.

Baca Juga: Mengatasi Trust Issue: Kenali Tanda-tandanya dan Cara Membangun Kepercayaan Kembali

Anda harus selalu siaga bekerja di kantor dan sulit mendapatkan izin untuk bekerja dari rumah atau remote. Ini bisa jadi salah satu tanda red flag yang harus Anda pertimbangkan sebelum mengundurkan diri.

8. Hilangnya Antusiasme di Tempat Kerja

Tanda red flag berikutnya adalah hilangnya antusiasme di tempat kerja atau biasa dikenal dengan demotivasi. Terdapat banyak faktor yang bisa mempengaruhi demotivasi, seperti kondisi tubuh yang lelah dan stres berkepanjangan.

Umumnya, orang-orang yang mengalami situasi ini akan merasa malas untuk mengerjakan pekerjaan sehari-harinya. Sehingga, produktivitas dan kualitas kerja dapat menurun.

9. Anda Mengalami Sindrom Imposter

Sindrom imposter adalah perasaan bahwa terlepas dari semua yang telah Anda lakukan untuk mencapai tujuan Anda di tempat kerja, Anda masih tidak merasa tidak pantas menerima semua itu.

Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus, maka Anda akan merasa terjebak bahkan bisa menimbulkan depresi berkepanjangan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda segera mempertimbangkan lagi tanda ini sebelum memutuskan untuk resign.

10. Dikelilingi oleh Rekan Kerja yang Egois

Apakah Anda memiliki satu atau beberapa rekan kerja yang egois dan membuat lingkungan kerja Anda menjadi penuh tekanan? Bekerja dengan orang-orang yang egois dan licik bisa menguras energi dan pikiran.

Ada beberapa strategi yang mungkin bisa Anda lakukan untuk menghadapi rekan kerja egois tersebut. Di antaranya adalah meminimalisir interaksi, hindari konflik yang tidak perlu, atau laporkan kepada atasan atau departemen SDM. Namun, apabila cara-cara tersebut tidak berhasil, mungkin Anda sebaiknya harus mempertimbangkan untuk berhenti bekerja.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#red flag #tempat kerja #resign #berhenti bekerja #bekerja #surat pengunduran diri