Namun, berjalan tidak hanya soal melangkah. Teknik jalan kaki yang baik, mulai dari postur tubuh hingga pemilihan sepatu, dapat memberikan dampak signifikan pada kesehatan dan kenyamanan. Melansir dari Health.com, berikut adalah beberapa tips untuk memastikan cara berjalan kamu benar dan optimal.
1. Postur Tubuh yang Tepat saat Berjalan
Postur tubuh yang baik sangat penting saat berjalan. Postur ini tidak berarti harus berdiri tegak kaku, tetapi menjaga kelengkungan alami leher dan punggung. Pelatih lari bersertifikat, Rusty Sarhan, menyarankan untuk membayangkan ada tali yang menarik kepala ke atas dari ubun-ubun.
Jaga kepala tetap tegak dengan pandangan lurus ke depan agar tekanan pada leher dan punggung berkurang. Bahu juga perlu rileks, tidak tegang, sementara tangan dibiarkan bergerak bebas di sisi tubuh. Selain itu, kencangkan otot perut dan pastikan panggul tetap netral untuk menjaga kestabilan tubuh.
2. Cara Melangkah yang Benar
Langkah kaki yang benar dimulai dari tumit menyentuh tanah lebih dulu, diikuti bola kaki, lalu jari-jari kaki. Gerakan menggulung ini membantu mendistribusikan tekanan secara merata pada kaki sehingga risiko cedera dapat diminimalkan. Hindari menghentakkan seluruh telapak kaki ke tanah, karena dapat memberikan tekanan berlebih pada lutut, pinggul, dan pergelangan kaki.
Frekuensi langkah juga memengaruhi kenyamanan saat berjalan. Langkah pendek tetapi lebih sering cenderung lebih baik daripada langkah panjang yang jarang. Dengan mencapai 100 langkah per menit, kamu sudah melakukan aktivitas fisik intensitas sedang yang sesuai dengan rekomendasi olahraga mingguan.
3. Pilihan Sepatu yang Tepat
Pemilihan sepatu adalah faktor penting dalam mendukung aktivitas berjalan. Sepatu lari atau berjalan yang ringan, memiliki tumit empuk, dan mendukung langkah kaki sangat dianjurkan. Sebaliknya, hindari sepatu yang terlalu mendukung karena dapat menyebabkan kaki condong keluar (supinasi) yang berisiko menimbulkan masalah pada struktur kaki.
4. Waspadai Lingkungan Sekitar
Meski berjalan kaki adalah aktivitas yang aman, risiko tetap ada, terutama saat dilakukan di luar ruangan. Jalanan yang tidak rata, lubang, atau penghalang lain dapat meningkatkan risiko tersandung, terutama jika berjalan di tempat gelap. Jika memungkinkan, berjalanlah bersama teman untuk meminimalkan risiko.
Jika kamu lebih memilih berjalan di atas treadmill, pastikan menggunakan klip pengaman yang dapat menghentikan mesin jika terjadi kehilangan keseimbangan. Hindari berpegangan pada pegangan treadmill agar gerakan lebih alami dan efektif.
Editor : Candra Mega Sari