JP Bogor - Bukan hanya kasur yang empuk, tetapi warna cahaya lampu juga bisa memengaruhi kualitas tidur kita. Pasalnya, tidak semua warna lampu cocok dipasang di kamar tidur, sebab ada warna tertentu yang justru berdampak kurang baik dan ada pula warna yang direkomendasikan.
Melansir dari laman Healthline.com, ada salah satu warna yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur yakni warna merah. Agar lebih jelas, simak pembahasan berikut ini.
Cahaya Merah Bisa Meningkatkan Kualitas Tidur
Healthline menyebutkan bahwa tahun 2023 terdapat penelitian yang menyebutkan, cahaya merah dapat mempengaruhi kualitas tidur serta kewaspadaan seseorang ketika hendak tidur. Dalam penelitian ini, orang-orang yang mengalami insomnia pun dilibatkan.
Selain itu, ada pula studi kepada hewan pengerat. Hasil menunjukan, cahaya warna merah dapat membuat tidur lebih cepat dan kualitasnya meningkat.
Bukan tanpa alasan cahaya merah bisa membantu seseorang untuk tidur. Pada tahun 2017 silam, sebuah studi mengungkap mengenai cahaya merah pada intensitas 10 kux atau lebih, memungkinkan dalam hal menginduksi tidur.
Sementara itu, cahaya dengan intensitas dibawah angka tersebut tidak membawa pengaruh.
Cahaya yang Buruk untuk Tidur
Jika tadi sudah membahas cahaya yang baik untuk itu, anda juga perlu tahu hal sebaliknya. Ada sejumlah warna cahaya yang sebaiknya dihindari jika tidak ingin tidur terganggu.
Warna pertama adalah biru. Pada studi di tahun 2018, disebutkan ada dampak negatif yang dibawa oleh cahaya warna tersebut sehingga menurunkan kualitas tidur. Caha ini biasa ditemui pada layar elektronik, lampu LED, dan lampu neon.
Kemudian ada cahaya ungu. Pada tahun 2014, studi mengatakan efek dari cahaya ungu tak jauh beda dari biru. Artinya, sama-sama mengganggu kualitas tidur.
Lalu yang terakhir yaitu cahaya warna hijau yang membawa dampak negatif terhadap kadar melatonin tidur.
Perlu diketahui, melatonin sendiri merupakan hormon yang mengendalikan siklis tidur dan bangun alami pada tubuh.