JP Bogor - Hampir semua orang pernah merasa khawatir dan takut akan sebuah kegagalan pada suatu fase kehidupan, dan hal ini sangat wajar dan lumrah terjadi. Namun, ternyata ada beberapa orang memiliki gangguan atychiphobia atau ketakutan berlebihan terhadap kegagalan hingga menyebabkan penderitanya menghindari aktivitas atau situasi apapun yang berpotensi tidak berhasil.
Atychiphobia berasal dari bahasa Yunani, yakni “atyches” yang berarti kesialan dan “phobos” yang artinya rasa takut. Orang yang mengalami rasa cemas dan takut untuk mengambil risiko atau mencoba hal-hal baru karena takut gagal.
Dilansir dari alodokter.com, orang dengan gangguan akan rasa takut yang berlebihan ini akan menunjukan beberapa ciri seperti merasa cemas akan dihakimi orang lain, memiliki pandangan hidup yang negatif dan pesimis, mudah marah dan tersinggung, dan menolak menerima kritik atau saran yang membangun.
Fobia pada kegagalan ini dapat memiliki penyebab yang sama dengan munculnya perfeksionisme, yakni keinginan untuk menyelesaikan sesuatu dengan baik dan sempurna.
Dilansir dari laman Hallosehat.com berikut beberapa hal yang berpotensi menyebabkan atychiphobia menurut psikologi:
Baca Juga: Kenali Pentingnya Mental Health dan Cara Menjaga Kesehatan Mental pada Remaja, Orang Tua Perlu Tahu!
1. Pengalaman Masa Lalu
Pengalaman masa lalu dapat memicu fobia kegagalan. Perasaan takut berlebihan mungkin timbul bila Anda mengalami kegagalan yang menimbulkan dampak buruk, terutama jika seseorang mengalami trauma seperti pemecatan akibat kesalahan kerja.
2. Pola Pengajaran
Studi pada 340 atlet yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (2019) menemukan bahwa gaya pelatihan berpengaruh pada perasaan takut gagal. Diketahui bahwa atlet yang menerima pola pengajaran yang ketat dan mengekang mempunyai tingkat ketakutan akan kegagalan yang sedang hingga tinggi.
3. Rasa Percaya Diri Rendah
Atychiphobia sering terkait dengan rasa percaya diri yang rendah, di mana individu merasa tidak mampu menghadapi kesulitan.
4. Tekanan Lingkungan
Tekanan dari lingkungan, seperti keluarga dan pekerjaan, dapat menyebabkan rasa takut terhadap kegagalan karena ekspektasi tinggi. Standar yang sangat tinggi dan ekspektasi yang tidak realistis dapat menciptakan rasa takut terhadap kegagalan pada diri seseorang.
5. Riwayat Keluarga
Fobia juga dapat diwariskan. Fobia mungkin timbul akibat anak-anak yang meniru perilaku orang tua, di mana anak meniru ketakutan orang tua terhadap kegagalan yang sama.
Baca Juga: Sering Ketindihan saat Tidur? Ini Penjelasannya Menurut Medis, Penyebab dan Cara Mengatasinya
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah