Anemia, yang sering disebabkan oleh kekurangan zat besi menjadi masalah kesehatan yang umum dialami oleh remaja putri di Indonesia. Ketika remaja putri kekurangan zat besi, tubuh mereka akan merasa lemas, mudah lelah, dan terkadang mengalami pusing yang dapat memengaruhi tingkat energi dan konsentrasi mereka dalam aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun dalam kegiatan lainnya.
Dengan mengkonsumsi tablet tambah darah secara rutin, diharapkan remaja putri tidak akan terkena anemia dan tercukupi kebutuhan zat besinya saat ia dewasa dan menjadi calon ibu. Hal ini mendukung akan terciptanya generasi muda yang sehat dan mampu berdaya saing.
Zat besi berguna bagi calon ibu karena anemia sering terjadi pada ibu hamil. Menurut penelitian Setiyaningsih et al. (2023) pada Jurnal Komunikasi Kesehatan 14(1), anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan metabolisme dan mengurangi suplai gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin. Salah satu zat gizi yang sangat penting pada masa kehamilan adalah zat besi, yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan distribusi oksigen ke seluruh tubuh, termasuk janin. Kekurangan zat besi pada ibu hamil tidak hanya meningkatkan risiko anemia, tetapi juga berkontribusi pada gangguan tumbuh kembang janin, yang berisiko menyebabkan stunting.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hastuty (2020) dalam Jurnal Doppler 4(2), yang menyebutkan bahwa penting untuk pemenuhan gizi yang cukup selama kehamilan, dan ada hubungan signifikan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian stunting pada anak-anak. Hal ini membuktikan bahwa status gizi ibu, terutama terkait dengan asupan zat besi, sangat mempengaruhi kesehatan janin dan risiko stunting pada balita.
Oleh karena itu, konsumsi tablet tambah darah sangat dianjurkan, terutama untuk mengatasi kekurangan zat besi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau menganjurkan minum tablet tambah darah setiap seminggu sekali menggunakan air putih dan makan buah yang mengandung vitamin C, dengan anjuran tersebut zat besi dalam tablet ini akan terserap ke seluruh tubuh, dan mencegah anemia.
Selain itu, tablet tambah darah juga membantu memenuhi kebutuhan gizi lainnya, seperti mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dinkes Provinsi Kepulauan Riau juga mengingatkan bahwa tablet tambah darah tidak sepenuhnya solusi, namun juga dibarengi dengan mengkonsumsi makanan sumber zat besi seperti ikan, telur, daging merah, ayam, kacang hijau, bayam, dan sayuran lainnya.
Editor : Candra Mega Sari