Bencana banjir bisa menimbulkan berbagai kerugian, baik fisik maupun materi. Secara fisik, banjir dapat menyebabkan berbagai penyakit akibat paparan air kotor. Sementara itu, secara materi, banjir dapat merusak rumah, harta benda, dan mengganggu aktivitas ekonomi.
Maka dari itu, menjadi sangat penting sekali untuk mencegah bencana banjir terjadi di rumah kita. Selain membuang sampah pada tempatnya atau membersihkan drainase air, ternyata faktor dalam memilih lokasi rumah juga penting untuk mencegah terjadinya banjir.
Berikut ini adalah lima tips yang bisa di simak sebelum memutuskan memilih rumah untuk hunian anda.
1. Hindari Lokasi di Dekat Sungai atau Sumber Air Lain
Rumah yang berada di dekat sumber air seperti, sungai, tanggu, bendungan, dan danau sangat rentan terjadi banjir. Sebab, ketika hujan deras luapan air dari area-area tersebut bisa membuat rumah tergenang oleh banjir.
Terlebih lagi, apabila terjadi sedimentasi di sungai atau danau yang menyebabkan pendangkalan. Selain itu, banjir juga bisa terjadi ketika tanggul jebol karena tidak mampu menahan debit air yang besar.
2. Mengecek Apakah Lokasi Rumah Memiliki Riwayat Banjir
Rumah yang memiliki riwayat pernah mengalami banjir memiliki kemungkinan yang besar mengalami banjir kembali di kemudian hari. Maka dari itu, penting sekali untuk menghindari rumah yang memiliki riwayat banjir.
Untuk mengetahui apakah rumah memiliki riwayat banjir atau tidak, anda bisa mengeceknya secara langsung ke lokasi dengan bertanya dengan masyarakat sekitar atau lewat saudara atau kerabat yang tinggal di wilayah tersebut.
Selain itu, anda juga bisa mengeceknya melalui media online dan mengunjungi beberapa situs untuk melihat peta rawan bencana. Beberapa situs tersebut diantaranya, petabencana.id, bnpb.go.id, bmkg.go.id, atau pun situs resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPD) masing-masing daerah.
3. Memperhatikan Ketinggian Tanah
Rumah yang berada di dataran rendah atau diantara cekuangan memiliki resiko yang lebih tinggi dilanda banjir saat musim hujan. Apalagi, jika area belakang rumah tersebut adalah tebing yang berpotensi bisa longsor kapan saja saat musim hujan.
Maka dari itu, pilihlah rumah yang berada di dataran tinggi. Memiliki rumah di kawasan yang berada di dataran lebih tinggi umumnya lebih aman dari risiko banjir ketika musim hujan tiba.
4. Memeriksa Saluran Air
Sistem drainase yang baik menjadi faktor penting dalam mencegah banjir di rumah. Sistem drainase ini berfungsi sebagai saluran pembuangan air. Jadi, pastikan saluran air di sekitar rumah berfungsi dengan optimal, tidak tersumbat, dan mampu mengalirkan air hujan dengan lancar.
Drainase yang buruk dapat menyebabkan penumpukan air yang berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir. Selain itu, pada saat survei lokasi rumah, perhatikan keberadaan parit atau sistem pembuangan lainnya.
Pastikan sistem ini mengalirkan air hujan dengan lancar, terutama saat intensitas hujan tinggi. Drainase yang lancar tidak hanya melindungi lingkungan dari genangan, tetapi juga menjadi kunci utama dalam menciptakan hunian yang aman dan nyaman.
5. Rumah Harus Lebih Tinggi dari Area di Sekitarnya
Ketinggian rumah dibandingkan area sekitarnya menjadi faktor penting dalam mencegah banjir. Pastikan teras rumah memiliki tinggi yang lebih tinggi dibandingkan jalan di depannya, dan periksa pula ketinggian bagian belakang rumah terhadap lahan di sekitarnya.
Jika kedua bagian tersebut sejajar dengan lingkungan sekitar, risiko air banjir masuk ke dalam rumah menjadi lebih besar. Untuk mengurangi potensi ini, pilihlah rumah yang posisinya sedikit lebih tinggi dibandingkan jalan atau lahan sekitar.
Selain itu, desain rumah dengan ketinggian yang baik tidak hanya memberikan perlindungan dari genangan air, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi penghuni saat musim hujan tiba.
Editor : Candra Mega Sari