JP Bogor – Gula merupakan zat yang penting bagi tubuh, karena dapat menjadi sumber energi. Akan tetapi, mengkonsumsi gula berlebihan juga dapat membahayakan kesehatan.
Kadar gula yang tinggi dapat menimbulkan berbagai penyakit yang berbahaya, seperti diabetes, meningkatkan tekanan darah, hingga penyakit jantung.
Tanda-Tanda Gula Darah Tinggi
Tanda-tanda gula darah tinggi dapat timbul secara perlahan-lahan selama beberapa hari atau berminggu-minggu. Semakin lama gula darah tinggi, maka gejala akan semakin serius pula. Namun, gejala ini dapat tidak muncul bagi penderita diabetes tipe 2, meskipun gula darahnya tinggi.
Tanda dan Gejala Awal
Jika kamu memiliki gejala ini, maka kamu dapat mengatasinya secepat mungkin:
- Sering buang air kecil
- Cepat merasa haus
- Pandangan kabur
- Tubuh terasa lemas atau kelelahan
Tanda dan Gejala Akhir
Jika gula darah tinggi dibiarkan terlalu lama, maka dapat menimbulkan asam yang beracun, yang disebut sebagai ketone di darah dan urin. Gejala ini disebut sebagai ketoasidosis, dengan gejala:
- Napas memiliki bau seperti buah
- Mulut terasa kering
- Rasa nyeri di perut
- Rasa mual dan muntah
- Napas tersengal-sengal
- Linglung
- Pingsan
Cara Menurunkan Gula Darah Secara Alami
Oleh karena itu, jika gula darah kamu terlalu tinggi, kamu perlu menurunkannya dengan cara-cara berikut:
1. Kurangi minum minuman manis
Salah satu penyebab gula darah tinggi yaitu dengan meminum minuman manis. Oleh karena itu, kamu perlu mengurangi meminum minuman dengan gula tambahan, seperti minuman kemasan, soda, dan lain-lain.
Dengan mengurangi meminum minuman tersebut, kamu dapat menurunkan gula darah, yang juga akan membantu untuk menurunkan berat badan serta mengontrolnya.
Baca Juga: Mengenal 5 Senjata Tradisional Asal Jawa Barat, Mulai dari Kujang hingga Bedog
2. Kontrol asupan karbohidrat
Meskipun karbohidrat tidaklah membahayakan kesehatan, karbohidrat juga dapat mempengaruhi gula darah dalam tubuh. Dengan memakan makanan yang kaya akan karbohidrat, gula darah juga akan meningkat. Melansir situs resmi Cleveland Clinic, berikut makanan alternatif sumber karbohidrat:
- Kacang-kacangan dan lentil
- Buah-buahan
- Greek yogurt
- Ubi jalar
- Biji-bijian utuh
- Konsumsi makanan dengan gizi seimbang
Dengan memakan yang bergizi seimbang, kamu dapat merasa kenyang sekaligus mendapatkan manfaat dari makanan yang kamu konsumsi secara maksimal. Makanlah karbohidrat bersama dengan sayur-sayuran dan protein.
3. Perbanyak aktivitas
Semakin banyak kita beraktivitas, maka semakin besar pula energi yang dihabiskan. Untuk mengisinya, tubuh akan mencerna gula dalam tubuh menjadi energi kembali, yang akhirnya akan menurunkan gula darah.
Lakukan olahraga kardio/aerobik selama 2.5 jam perminggu, seperti berjalan, jogging, bersepeda, atau berenang, dll.
4. Kontrol stres
Stres juga dapat mempengaruhi gula darah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu mengelola kesehatan mental dengan cara melakukan hobi, berolahraga, atau berbicara ke terapis. Hindari kegiatan melepas stress yang berkaitan dengan gula, seperti makan berlebihan, meminum alkohol, atau makan yang manis-manis.
5. Hindari merokok
Merokok juga dapat meningkatkan gula darah, karena nikotin yang terkandung di dalamnya dapat mempengaruhi reaksi tubuh terhadap insulin. Selain itu, merokok dapat menyebabkan peradangan, yang juga dapat menaikkan gula darah.
6. Pantau kadar gula darah
Jika kamu sudah didiagnosa menderita diabetes atau prediabetes, sebaiknya kamu memantau kadar gula darahmu menggunakan glucometer (alat pengukur gula darah). Dengan mengetahui kadar gula darahmu, kamu dapat segera mengatasinya jika hasilnya terlalu tinggi.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah