JP Bogor – Kacang macadamia merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang sering ditemukan tumbuh di wilayah Australia dan juga sebagian wilayah Indonesia. Uniknya, hanya ada 2 spesies dari kacang macadamia yang dapat diambil kacangnya.
Kacang macadamia yang dapat dikonsumsi adalah M. integrifolia dan M. tetraphylla. Sementara, jenis kacang macadamia dalam spesies lainnya memiliki biji kacang yang beracun dan tidak dapat dimakan.
Kacang macadamia merupakan salah satu jenis kacang yang masih kurang populer jika dibandingkan dengan kacang mete atau kacang almond. Salah satu penyebabnya adalah harganya yang mahal.
Kacang macadamia dinobatkan sebagai kacang termahal di dunia. Dilansir dari laman Hello Sehat, 500 gram kacang macadamia bisa dihargai hingga Rp 350.000.
Kacang macadamia menjadi kacang termahal karena proses panen yang terbilang lambat. Pohon kacang macadamia umumnya baru bisa memproduksi kacang setelah berusia 7 hingga 10 tahun.
Kacang ini tergolong kaya nutrisi. Memiliki kandungan lemak tak jenuh, karbohidrat, protein, serat, kalsium, zat besi, vitamin C, vitamin E, magnesium, zinc, fosfor, kalium, sodium, dan selenium.
Karena itu, kacang macadamia memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Dilansir dari Halodoc dan Hello Sehat, berikut empat manfaat mengonsumsi kacang macadamia.
- Mengurangi risiko diabetes
Kacang macadamia mengandung serat, lemak tak jenuh, dan berbagai macam nutrisi yang dapat menstabilkan kadar gula darah dan mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2. Kacang macadamia juga dapat meningkatkan fungsi hormon insulin dan memiliki indeks glikemik rendah.
- Meningkatkan kesehatan jantung
Kacang macadamia mengandung lemak sehat. Kandungan ini akan membantu anda menurunkan risiko gangguan jantung.
- Menjaga kesehatan pencernaan
Serat larut air dalam kacang-kacangan, termasuk pada kacang macadamia, dapat bekerja sebagai prebiotik. Prebiotik dapat membantu mengurangi peradangan di saluran pencernaan, sehingga dapat mencegah kondisi sindrom iritasi usus besar (IBS) dan kondisi gangguan pencernaan lainnya.
- Menurunkan risiko sindrom metabolik
Kacang macadamia dapat menurunkan risiko dari sindrom metabolik. Karena kacang macadamia mengandung asam lemak tak jenuh tunggal. Sindrom metabolik adalah sekelompok kondisi yang dapat meningkatkan risiko penyakit, seperti diabetes, stroke, dan penyakit jantung.
Editor : Bayu Putra