JP Bogor - Blackberry merupakan buah yang masuk dalam genus Rubus dari suku Rosaceae. Meskipun sering dikira sebagai buah beri, secara botani blackberry sebenarnya adalah buah agregat, yang tersusun dari banyak drupelet kecil.
Jarang dikonsumsi langsung, buah blackberry lebih sering digunakan sebagai pemanis dan perasa dalam makanan atau minuman. Buah ini umumnya tumbuh di Amerika, Eropa, dan beberapa wilayah di Asia, dengan warna ungu gelap yang khas.
Blackberry dikenal sebagai superfood karena kaya nutrisi, termasuk karbohidrat, protein, serat, vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, dan mangan. Buah ini juga mengandung vitamin A, vitamin B, selenium, zinc, serta antioksidan seperti lutein, zeaxanthin, dan antosianin. Warna ungu gelap buah blackberry berasal dari kadar antosianin-nya.
Dengan kandungan gizi yang tinggi, blackberry menawarkan beragam manfaat kesehatan. Mari simak apa saja khasiat dari buah blackberry untuk tubuh!
1. Menjaga Kesehatan Mata
Blackberry bermanfaat untuk kesehatan mata karena kaya vitamin A, lutein, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya yang membantu melindungi mata. Dengan kandungan ini, risiko penyakit mata seperti katarak dan degenerasi makula dapat diminimalisir.
2. Meningkatkan Tingkat Kerja Otak
Antosianin pada blackberry dapat membantu melancarkan peredaran darah ke otak dan meningkatkan fokus. Selain itu, kandungan polifenol-nya dapat membantu menjaga daya ingat, terutama bagi penderita demensia ringan.
3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Buah blackberry dapat meningkatkan daya tahan tubuh. berkat kandungan vitamin C, mangan, selenium, dan zinc, yang dapat meningkatkan fungsi sel-sel tubuh.
4. Mengendalikan Kadar Gula Darah
Serat yang terkandung dalam buah blackberry dapat membantu memperlambat penyerapan gula, mencegah lonjakan drastis pada kadar gula darah. Selain itu, blackberry juga memiliki indeks glikemik rendah dan dapat meningkatkan sensitivitas insulin terhadap makanan tinggi karbohidrat.
5. Mengurangi Peradangan
Kandungan polifenol dalam blackberry, termasuk antioksidan antosianin, membantu melindungi sel dari radikal bebas dan mengurangi risiko peradangan. Antioksidan ini efektif dalam menghambat peradangan, yang merupakan respons alami tubuh terhadap ancaman eksternal.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah