JP Bogor – Bagi masyarakat Indonesia, cengkeh bukanlah sesuatu yang asing. Karena dari Indonesia, cengkeh bisa menyebar ke penjuru dunia.
Cengkeh terbuat dari kuncup bunga pohon cengkeh yang dikeringkan, yang biasa digunakan dalam hidangan Indonesia dan bumbu masakan pedas di negara-negara Eropa.
Cengkeh memberikan aroma dan cita rasa yang sedikit manis dan memberikan kesan hangat pada suatu hidangan. Karena manfaat-manfaat tersebut, pada zaman dulu banyak bangsa asing yang datang berbondong-bondong ke Nusantara hanya untuk mendapatkan cengkeh.
Cengkeh memiliki kandungan yang bernama eugenol, yang dapat memiliki manfaat anti-peradangan (anti-inflammatory) dan antibakterial. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, satu sdt cengkeh memiliki kandungan sebagai berikut:
- 6 kalori
- 1.4 gram karbohidrat
- 13 miligram kalsium
- 1.2 miligram mangan
- 5.4 miligram magnesium
- 21 miligram potassium
- 6 miligram sodium
- 3 mikrogram vitamin K
Oleh sebab itu, menurut Cleveland Clinic dalam situs resminya, terdapat beberapa manfaat bagi tubuh yang terkandung dalam cengkeh.
- Mengurangi rasa sakit gigi dan mencegah penyakit di gusi
Satu penelitian mengatakan bahwa menggunakan obat kumur yang terbuat dari cengkeh, daun basil, dan minyak pohon teh (tea tree oil) dapat mengurangi bakteri di dalam mulut.
Bakteri-bakteri ini adalah penyebab berbagai masalah pada gigi, seperti plak yang menempel di gigi, gigi berlubang, dan masalah pada gusi.
- Menurunkan kadar gula dalam darah
Salah satu penelitian yang diuji coba pada makhluk non-manusia mengatakan bahwa eugenol yang terdapat dalam cengkeh dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Akan tetapi bagi penderita diabetes, meminum suplemen yang mengandung cengkeh dapat membahayakan kesehatan.
Dr. Modlo di laman dalam Cleveland Clinic mengatakan bahwa “mencampur eugenol dengan obat-obatan insulin dapat menurunkan kadar gula dalam darah ke level yang sangat rendah.” Kondisi di mana kadar gula dalam tubuh yang rendah (hipoglikemia) justru dapat mengancam nyawa.
- Mencegah kanker
Beberapa tes laboratorium menemukan bahwa minyak cengkeh, ekstrak cengkeh, dan eugenol mengandung khasiat melawan kanker.
- Meredakan rasa gatal di kulit
Satu penelitian menyebutkan bahwa minyak cengkeh dapat mengurangi rasa gatal di kulit lebih baik dibandingkan dengan petroleum jelly dan zat plasebo lain.
Akan tetapi, beberapa orang mengatakan bahwa mereka merasakan sensasi panas seperti terbakar dan iritasi kulit setelah mengolesi minyak cengkeh atau produk yang mengandung minyak cengkeh secara langsung pada kulit mereka.
- Melancarkan pernapasan
Menghirup uap rebusan cengkeh dapat memperlancar saluran pernapasan yang tersumbat saat pilek atau penyakit pernapasan lainnya. Selain itu, menurut pengobatan tradisional Tiongkok, mengunyah cengkeh dapat meredakan rasa sakit tenggorokan dan batuk.
Editor : Bayu Putra