JP Bogor – Ada pepatah yang mengatakan bahwa buku adalah jendela dunia. Karena dengan membaca buku, seseorang dapat memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan baru.
Tidak hanya itu saja, buku juga dapat melatih otak, menambah fokus dan konsentrasi, meningkatkan kemampuan literasi, dan segudang manfaat lainnya.
Salah satu jenis buku yang digemari banyak kalangan adalah novel. Menurut Oxford Dictionaries, novel adalah prosa naratif fiksi yang memiliki panjang seperti sebuah buku, yang biasanya merepresentasikan karakter dan tindakan dengan tingkat realisme tertentu.
Istilah novel muncul di pertengahan abad ke 16 dari bahasa Italia, novella, yang berarti “cerita pendek”.
Meskipun novel hanya berisikan cerita, novel juga dapat melatih kemampuan kemampuan otak seseorang sekaligus menjadi sumber hiburan yang dapat menghilangkan stress.
Tak hanya itu saja, dengan membaca cerita-cerita di novel, seseorang dapat belajar tentang empati, dengan cara membuat pembacanya mengaitkan dirinya dengan karakter utama di cerita. Oleh karena itu, membaca novel merupakan kegiatan produktif, baik bagi anak-anak, remaja, hingga dewasa.
Khusus untuk remaja, saat ini mereka sedang berada di tahap transisi pertumbuhan. Maka, remaja memiliki hormon dan emosi yang dinamis, sehingga dibutuhkan bimbingan dan kegiatan yang positif untuk membantu membangun pandangan yang positif terhadap kehidupan.
Salah satunya adalah dengan membaca novel. Meski remaja bisa membaca novel apapun, namun ada beberapa novel yang patut jadi perhatian karena relate dengan dunia remaja. Berikut rekomendasi 3 series novel yang cocok dibaca kalangan remaja.
- Percy Jackson and The Olympians oleh Rick Riordan
Salah satu series novel dengan genre fantasi terbaik adalah Percy Jackson and The Olympians karya Rick Riordan. Memiliki alur yang seru, pembaca akan dibawa masuk ke dalam dunia yang dipenuhi dengan mitologi Yunani dalam setting modern.
Novel ini mengisahkan seorang demigod (anak setengah dewa) Poseidon yang bernama Percy Jackson, yang menjalani berbagai misi untuk menyelamatkan dunia bersama dengan teman-temannya.
Terdapat 5 buku novel dalam series ini, dengan petualangan dan misi yang berbeda-beda. Mulai dari menghadapi tuduhan mencuri petir milik Zeus di buku The Lightning Thief, mengarungi lautan penuh monster di buku The Sea of Monster, hingga memecahkan ramalan kuno dewa-dewi di buku The Last Olympian.
Melalui buku ini, Rick Riordan mengenalkan berbagai mitologi Yunani kuno yang dikemas dalam bentuk cerita yang sangat menyenangkan. Series novel ini telah meraih banyak penghargaan salah satunya di penghargaan Mark Twain tahun 2008.
- Bumi oleh Tere Liye
Di series novel Bumi karya Tere Liye, pembaca akan dibawa menjelajahi berbagai dunia dalam petualangan seru tiga sekawan bernama Raib, Ali, dan Seli untuk menyelamatkan dunia.
Novel ini memiliki genre fantasi yang dikemas menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Sehingga cocok untuk dibaca kalangan remaja. Melalui novel ini, Tere Liye akan mengajarkan kepada pembacanya mengenai kesetiaan, keberanian, dan persahabatan.
Series Bumi terdiri atas 15 buku. Masing-masing memiliki petualangan seru yang dapat membuat pembacanya seakan-akan ikut menghadapi berbagai tantangan yang dirasakan Raib, Ali, dan Seli.
Pembaca akan diajak mengenal karakter-karakter utama novel ini. Yaitu Raib dengan kemampuannya menghilang, Seli yang dapat mengeluarkan petir, dan Ali yang dapat berubah menjadi beruang raksasa.
- The Hunger Games oleh Suzanne Collins
Novel The Hunger Games merupakan salah satu buku yang dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk remaja dan kalangan muda.
Meskipun di satu sisi, novel ini menerima banyak kritik karena penggunaan tema yang berat. Seperti pembunuhan, kematian, kelaparan, dan penyalahgunaan kekuasaan dalam buku yang target pembacanya anak-anak umur 12 tahun.
Terinspirasi dari pemberitaan perang di Iraq yang ditayangkan dalam satu saluran TV, sementara saluran TV lainnya menayangkan acara realiti (reality show), Suzanne Collins menulis buku yang penuh dengan makna yang mendalam.
Novel The Hunger Games menceritakan bagaimana seorang perempuan remaja, Katniss Everdeen, melakukan aksi pemberontakan atas pemerintahan otoriter yang memperbudak masyarakatnya.
Novel ini berlatar di negara bernama Panem, yang dulunya adalah Amerika Serikat. Setiap tahunnya, setiap daerah (distrik) akan mengirimkan sepasang anak laki-laki dan perempuan berusia 12–18 tahun sebagai tribut untuk acara The Hunger Games.
Di The Hunger Games ini, anak-anak tersebut akan melakukan berbagai macam cara untuk dapat mengeliminasi (membunuh) satu sama lain. Agar dia dapat menjadi pemenang yang akan hidup dengan kemewahan.
Acara ini kemudian akan ditayangkan dalam TV bagi masyarakat Panem sebagai acara hiburan, layaknya acara-acara realiti TV saat ini. Di mana pesertanya berlomba-lomba untuk mengalahkan lawannya demi hadiah yang ditawarkan.
Series The Hunger Games terdiri atas 3 buku, yaitu The Hunger Games, Catching Fire, dan Mockingjay. Selain ketiga buku tersebut, The Hunger Games juga memiliki dua prequel, yaitu The Ballad of Songbirds and Snakes dan Sunrise on the Reaping.
Saat ini, novel The Hunger Games telah berhasil dijual sebanyak 100 juta eksemplar di seluruh dunia, dan dibuat ulang dalam film yang mempelopori genre dystopia dalam literatur.
Editor : Bayu Putra