Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Kenali 7 Manfaat Matcha untuk Kesehatan beserta Tips Jitu Mengolahnya Agar Manfaat yang Diperoleh Tetap Maksimal

Faiza Az Zahra • Selasa, 5 November 2024 | 17:31 WIB
Ilustrasi olahan bubuk matcha. (Pixabay)
Ilustrasi olahan bubuk matcha. (Pixabay)

JP Bogor - Matcha merupakan salah satu jenis teh hijau yang berasal dari tanaman camellia sinensis yang ditumbuk menjadi bubuk halus.

Matcha sendiri berasal dari Jepang dan kini cukup populer di berbagai belahan dunia karena manfaatnya tidak main-main bagi kesehatan.

Dilansir dari laman sugacoffee, di Jepang, meminum matcha adalah bagian dari tradisi pada upacara minum teh yang telah ada selama ratusan tahun. Matcha dipercaya sebagai simbol kesederhanaan, kedamaian, dan keharmonisan. 

Untuk memproduksi matcha agar meningkatkan kandungan nutrisi kafein, theanine, asam amino, dan antioksidan, diperlukan perlakukan khusus pada tanaman teh.

Yakni dengan menanamnya di tempat teduh atau tidak terkena cahaya matahari langsung dalam kurun waktu tiga sampai empat minggu sebelum dipanen.

Hal ini menyebabkan tingginya kandungan klorofil, dan daun berubah warna menjadi lebih gelap. Lalu terciptalah warna dan rasa yang khas pada matcha. 

Namun, terdapat beberapa proses produksi dan kualitas yang beragam, yang disesuaikan untuk keperluannya.

Ragam kualitas bubuk matcha tersebut terbagi menjadi tiga kategori. Pertama, ceremonial grade matcha, bubuk dengan kualitas paling tinggi dan biasa digunakan dalam upacara minum teh Jepang.

Kedua, premium grade matcha, kualitasnya baik dan sering ditemukan pada minuman dan kreasi dessert.

Ketiga, cooking grade matcha, kualitasnya lebih rendah dan lebih sering dipakai untuk keperluan memasak, tetapi bubuk jenis ini juga memiliki kandungan nutrisi yang signifikan. 

Dilansir dari laman halodoc dan alodokter, dalam matcha terkandung senyawa berupa katekin, theanine, dan polifenol. Dalam 1 gram bubuk matcha terkandung ragam nutrisi, seperti kalori (3), protein (1 g), lemak (0 g), karbohidrat (0 g), serat (1 g), dan gula (0 g).

Jumlah antioksidan yang tinggi pada senyawa katekin dapat berperan untuk mencegah kerusakan sel dan menurunkan risiko penyakit kronis.

Oleh karena itu, banyak orang yang mengolah bubuk matcha menjadi minuman atau menu makanan manis. Mulai dari minuman matcha latte, es krim, hingga cake. Rasa pahit pada bubuk matcha menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan anda.

Berikut 7 manfaat matcha serta tips untuk mengolahnya agar tubuh anda mendapat manfaat maksimal.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Dalam bubuk matcha terkandung senyawa katekin yang memiliki peran untuk mencegah perdagangan dan menstabilkan ketimpangan antara radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh.

Selain itu, matcha juga menawarkan manfaat untuk penyakit yang disebabkan oleh gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Senyawa di dalamnya membantu untuk menekan risiko penyebab penyakit aterosklerosis, hipertensi, serta gagal jantung kongestif.

Mengonsumsi matcha juga memberikan berkontribusi untuk menurunkan trigliserida dan kadar LDL, dan kolesterol total.

  1. Meningkatkan Kinerja Kognitif

Manfaat matcha dalam meningkatkan kinerja kognitif dan fungsi otak merupakan kesimpulan yang diperoleh dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan. Salah satunya penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Science Direct. 

Dalam artikel penelitian tersebut, dilakukan serangkaian eksperimen untuk 23 peserta, mereka diberikan beberapa tugas yang berhubungan dengan penilaian kinerja otak.

Untuk mengetes manfaat teh matcha kepada kinerja kognitif, keseluruhan peserta dibagi menjadi dua kelompok. Yakni, kelompok yang diharuskan untuk meminum matcha dan kelompok lainnya diharuskan untuk meminum teh plasebo sebagai pembanding.

Terbukti, kelompok yang meminum teh matcha memiliki memori, reaksi, dan tingkat perhatian yang lebih tinggi. Hal ini merupakan dampak kandungan kafein, theanine, dan asam amino dalam matcha yang kaya. 

  1. Menjaga kesehatan hati

Risiko penyakit hati dan kerusakan hati dapat ditekan serta dicegah dengan mengonsumsi matcha. Hal ini diperkuat dengan adanya penelitian pada jurnal The American Journal of Clinical Nutrition.

Penelitian meta-analisis tersebut menyimpulkan bahwa semakin rutin orang mengonsumsi teh matcha atau teh hijau, maka risiko terkena penyakit kanker hati juga semakin rendah.

Dalam penelitian tersebut juga digarisbawahi untuk memastikan kemurnian teh matcha yang dikonsumsi agar memperoleh manfaat tersebut.

  1. Menyehatkan kulit

Terdapat banyak produk kecantikan yang menggunakan matcha sebagai kandungannya. Hal ini menunjukkan bahwa matcha menawarkan benefit untuk menyehatkan kulit.

Senyawa pada matcha dapat memberikan efek anti-inflamasi untuk kulit iritasi. Meminum teh matcha dapat membantu mengurangi produksi sebum pada kulit berminyak karena kandungan senyawa tanin dalam matcha.

Penelitian lain juga menghasilkan keterangan berupa masalah jerawat bisa teratasi secara efektif dengan mengonsumsi teh matcha.

  1. Menambah energi

Selain senyawa katekin, terkandung pula senyawa kafein dalam matcha yang berperan untuk meningkatkan konsentrasi. Kandungan kafein yang tinggi dihasilkan dari proses produksinya yang cenderung unik.

Dengan mengonsumsi secangkir matcha, tubuh anda memperoleh jumlah kafein yang lebih tinggi daripada secangkir kopi. Jumlah kafein dalam secangkir matcha diperkirakan sekitar 76–180 mg.

  1. Menurunkan Berat badan 

Manfaat selanjutnya yang akan anda dapat dari mengonsumsi matcha adalah meningkatnya metabolisme tubuh serta membantu membakar lemak di tubuh. Sehingga berat badan dapat berkurang. 

Untuk memperoleh manfaat tersebut, sebaiknya konsumsi matcha sebelum berolahraga dan tidak mencampurkannya dengan susu atau gula

  1. Mencegah Kanker

Seperti yang sudah diketahui, bahwa matcha mengandung senyawa katekin dan polifenol. Kedua senyawa tersebut bersifat antikanker sehingga dapat melindungi sel-sel dalam tubuh dari kanker.

Namun, untuk pembuktian atas keefektifan pencegahan penyakit ini, diperlukan penelitian lebih lanjut.

Sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Oleh karena itu, dalam sehari dianjurkan untuk mengonsumsi bubuk matcha tidak lebih dari 4 sendok teh. Hal ini karena terdapat kandungan kafein yang tinggi yang juga akan mengancam kesehatan.

Tips Mengolah Bubuk Matcha

Untuk memperoleh ragam manfaat yang maksimal dari matcha, sebaiknya konsumsi matcha dengan tidak mencampurkan gula atau susu yang berlebihan. Sebab, dikhawatirkan terjadi peningkatan kalori yang justru akan membahayakan kesehatan.

Cara lain untuk menyamarkan rasa "rumput" pada matcha adalah dengan menambahkan air yang lebih banyak. Mengonsumsi matcha juga dapat dilakukan dengan beragam cara. Seperti mengolahnya menjadi smoothies, matcha latte, menambahkannya ke atas yogurt, dessert, dan olahan lainnya.

Editor : Bayu Putra
#manfaat #nutrisi #tips jitu #manfaat matcha untuk kesehatan #tradisi #upacara minum teh #mengolah