Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Mengenal Motif Batik Kujang Kijang, Motif Khas Bogor, Sejarah, Filosofi, dan Perkembangan Penggunaannya

Muhamad Kafien Nibras • Kamis, 31 Oktober 2024 | 11:34 WIB
Motif batik kujang kijang khas Bogor. (batikprabuseno.com)
Motif batik kujang kijang khas Bogor. (batikprabuseno.com)

JP Bogor – Sebagai warisan budaya lokal yang sudah diakui dunia, batik merupakan kerajinan bernilai seni tinggi yang sudah dianggap sebagai bagian dari budaya indonesia.

Terdapat beragam motif batik di Indonesia yang memiliki ciri khas daerah masing-masing. Salah satunya yaitu Bogor, di mana terdapat motif batik Kujang Kijang dengan makna dan filosofi yang mendalam. 

Sejarah Kujang dan Kijang

Dilansir dari laman Batik Prabuseno, pada masa Kerajaan Sunda, daerah Bogor pernah menjadi ibu kota kerajaan yang bernama Pakuan Pajajaran. Pada saat itu, terdapat senjata tradisional khas masyarakat Sunda, yaitu Kujang.

Kujang merupakan senjata sejenis keris dengan bentuk yang agak melengkung dan dengan ujung lancip. Pada zaman dulu, bentuk kujang ini biasa digunakan sebagai pin pegawai lelaki pemerintahan kota Bogor saat mengenakan busana putih priyayi (bangsawan) atau baju pangsi hitam.

Tak hanya itu saja, pada zaman penjajahan, kujang digunakan oleh masyarakat lokal sebagai senjata perlawanan dan untuk mengusir para penjajah tersebut. Oleh karena itu, kemudian dibangun tugu kujang, yang dijadikan sebagai ikon kota Bogor.

Sementara itu, sejak dibawa ke Istana Kepresidenan Bogor oleh VOC, kijang telah menjadi hal yang penting dalam bagian istana. Sudah menghuni selama lebih dari 200 tahun di kawasan Istana Bogor, kijang memberikan kesan nilai estetika yang tinggi.

Warna dan motif bulu hewan ini memberikan kesan yang unik, ditambah dengan bentuk tanduknya yang bercabang menjadikan sosok hewan ini sesuatu yang elegan. Karena itu, berdasarkan sejarah dan nilai estetikanya yang tinggi, kijang juga dijadikan ikon kota Bogor. 

Makna dan Filosofi Motif Batik Kujang Kijang

Motif batik kujang pada batik khas Bogor sedikit mirip motif batik parang. Namun, kedua motif ini memiliki makna dan filosofi yang berbeda. Batik kujang yang berasal dari Sunda ini diambil dari senjata masyarakat Sunda, yang memiliki makna kekuatan, keberanian, dan kebijaksanaan.

Sementara, motif kijang melambanagkan keanggunan, kecepatan, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan alam. 

Kedua motif batik ini biasanya digunakan secara bersamaan dalam 1 kain. Sehingga penggunanya diharapkan dapat memiliki sifat berani dan tangguh. Motif batik ini biasanya juga akan dihiasi dengan motif tumbuhan, menciptakan keselarasan antara kekuatan manusia dan keindahan alam. 

Penggunaan Batik Kujang Kijang

Batik kujang kijang biasa digunakan oleh masyarakat Sunda dalam acara-acara penting seperti pernikahan. Dengan mengenakan batik ini saat menikah, seseorang diharapkan akan menjadi berani, bijaksana, dan hidupnya dipenuhi dengan keindahan.

Selain pernikahan, motif batik ini juga biasa digunakan dalam upacara adat lain, seperti sunatan, selamatan, dan acara adat lainnya. 

Kini, motif batik kujang kijang sering ditemukan dalam pakaian kasual sehari-hari, seperti kemeja, blus, dan dress. Tak hanya itu, motif batik ini juga sering dipamerkan dalam fashion show, bazar, dan pameran demi mengenalkan motif batik ini ke masyarakat luar. 

Penggunaan motif batik ini tidak hanya berfungsi sebagai menambah nilai estetika penggunanya, namun juga sebagai bentuk pelestarian dan penghormatan pada budaya dan tradisi Sunda. 

Editor : Bayu Putra
#Motif Batik Kujang Kijang #kerajaan sunda #filosofi #istana bogor #khas bogor #sejarah #senjata tradisional