Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Ini 7 Manfaat Kesehatan dari Dark Chocolate yang Sudah Terbukti, dari Melindungi Kulit hingga Meningkatkan Fungsi Otak

Nuraini Andriani • Senin, 14 Oktober 2024 | 16:28 WIB
Ilustrasi Manfaat Kesehatan dari Dark Chocolate. (Freepik)
Ilustrasi Manfaat Kesehatan dari Dark Chocolate. (Freepik)

JP Bogor – Mengonsumsi cokelat hitam dengan kandungan kakao yang tinggi dalam jumlah yang cukup, dapat memberikan antioksidan dan mineral serta dapat membantu melindungi kita dari penyakit jantung.

Dark chocolate atau cokelat hitam kaya akan nutrisi yang dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan. Terbuat dari biji pohon kakao, cokelat hitam merupakan salah satu sumber antioksidan terbaik.

Namun, bukan berarti kita harus mengonsumsi banyak cokelat setiap hari. Cokelat tetap saja mengandung banyak kalori. Kita bisa mengonsumsi satu atau dua kotak cokelat setelah makan.

Jika ingin mendapatkan manfaat kakao tanpa kalori dalam cokelat, pilihannya bisa membuat cokelat panas tanpa krim atau gula.

Cokelat hitam biasanya mengandung gula, tetapi jumlahnya sedikit. Semakin gelap cokelatnya, berarti semakin sedikit pula gula yang dikandungnya.

Penelitian menunjukkan bahwa cokelat hitam dapat meningkatkan kesehatan dan menurunkan risiko penyakit jantung. Seperti ulasan yang dilansir dari laman Healthline, berikut 7 manfaat kesehatan dari cokelat hitam atau kakao yang didukung oleh sains.

  1. Sangat bergizi

Cokelat hitam dengan kualitas kandungan kakao yang tinggi merupakan cokelat yang padat gizi. Serta mengandung serat larut dalam jumlah yang cukup dan kaya akan mineral.

Asam lemak dari kakao atau cokelat hitam juga baik. Lemak tersebut sebagian besar terdiri dari asam oleat (lemak yang menyehatkan jantung yang juga ditemukan dalam minyak zaitun), asam stearat, dan asam palmitat.

Asam stearat memiliki efek netral pada kolesterol tubuh. Asam palmitat dapat meningkatkan kadar kolesterol, tetapi hanya menyumbang sepertiga dari total kalori lemak.

Cokelat hitam juga mengandung stimulan seperti kafein dan teobromin. Tetapi tidak akan membuat kita terjaga di malam hari, karena jumlah kafeinnya sangat kecil dibandingkan dengan kopi.

  1. Sumber antioksidan yang kuat

Kakao dan cokelat hitam memiliki beragam antioksidan yang kuat. Bahkan, keduanya memiliki lebih banyak antioksidan daripada jenis makanan lainnya.

Cokelat hitam mengandung banyak senyawa organik yang aktif secara biologis dan berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa-senyawa ini termasuk polifenol, flavonoid, dan katekin.

Menurut penelitian, polifenol dalam cokelat hitam dapat membantu menurunkan beberapa bentuk kolesterol LDL jahat, jika dikombinasikan dengan makanan lain seperti almond dan kakao.

Sebuah penelitian lain juga menunjukkan bahwa kakao dan coklat hitam memiliki lebih banyak aktivitas antioksidan, polifenol, dan flavonoid dibandingkan buah lain yang diuji. Termasuk blueberry dan buah beri.

  1. Meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah

Senyawa bioaktif dalam kakao dapat meningkatkan aliran darah di arteri dan menyebabkan penurunan tekanan darah yang kecil namun signifikan. Selain itu, flavonoid dalam cokelat hitam dapat merangsang endotelium, lapisan arteri untuk menghasilkan oksida nitrat.

Salah satu fungsi oksida nitrat adalah mengirimkan sinyal ke arteri untuk berelaksasi, yang dapat menurunkan resistensi terhadap aliran darah sehingga mengurangi tekanan darah.

  1. Meningkatkan HDL dan melindungi LDL dari oksidasi

Mengonsumsi cokelat hitam dapat memperbaiki beberapa faktor risiko penting untuk penyakit jantung serta melindungi dari kolesterol tinggi.

Dalam sebuah penelitian, mengonsumsi cokelat hitam yang dilengkapi dengan flavonoid likopen ditemukan dapat menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol LDL jahat, dan trigliserida secara signifikan.

Flavonoid dalam cokelat hitam juga dapat mengurangi resistensi insulin, yang merupakan faktor risiko umum lainnya untuk penyakit seperti penyakit jantung dan diabetes.

Namun, cokelat hitam juga mengandung gula yang dapat memiliki efek sebaliknya. Jadi, konsumsi cokelat hitam secukupnya dan jangan berlebihan.

  1. Mengurangi risiko penyakit jantung

Mengonsumsi cokelat hitam secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi kakao atau cokelat yang kaya flavonoid dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular.

Penelitian juga mengungkapkan bahwa mengonsumsi cokelat 3 kali seminggu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 9 persen. Dan mengonsumsi 45 gram cokelat per minggu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 11 persen.

  1. Melindungi kulit dari bahaya sinar matahari

Penelitian menunjukkan bahwa flavonoid dari kakao dapat meningkatkan aliran darah ke kulit dan melindunginya dari kerusakan akibat sinar matahari.

Senyawa bioaktif dalam cokelat hitam juga bagus untuk kulit, dan kandungan flavonoidnya dapat melindungi dari kerusakan akibat sinar matahari, meningkatkan aliran darah ke kulit, dan menghidrasi kulit.

Dosis eritema minimal atau MED, adalah jumlah minimum sinar UVB yang diperlukan untuk menyebabkan kemerahan pada kulit dalam waktu 24 jam setelah paparan.

Penelitian menunjukkan bahwa MED dapat meningkat dan bahkan berlipat ganda setelah mengonsumsi cokelat hitam atau kakao berflavanol tinggi selama 12 minggu. Hasilnya adalah kulit memiliki perlindungan yang lebih baik dari sinar matahari.

Tapi perlu diingat bahwa cokelat tidak dapat menggantikan tabir surya dan bentuk perlindungan matahari lainnya.

  1. Meningkatkan fungsi otak

Kakao atau cokelat hitam dapat meningkatkan fungsi otak dengan meningkatkan aliran darah. Cokelat hitam juga mengandung zat stimulan seperti kafein dan teobromin, yang menjadi alasan utama mengapa kakao dapat meningkatkan fungsi otak dalam jangka pendek.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kakao dengan flavonoid tinggi dapat meningkatkan aliran darah ke otak pada orang dewasa muda.

Sedangkan pada orang dewasa yang lebih tua, flavonoid kakao juga dapat membantu menjaga fungsi kognitif dengan gangguan kognitif ringan, dan mengurangi kemungkinan berkembang menjadi demensia.

Editor : Bayu Putra
#melindungi kulit #manfaat kesehatan #kalori #kakao #Meningkatkan Fungsi Otak #dark chocolate #cokelat hitam