Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Tak Sekadar Jadi Ikon Kota Bogor, Berikut 5 Manfaat Talas untuk Kesehatan, Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Nuraini Andriani • Jumat, 4 Oktober 2024 | 13:47 WIB
Ilustrasi umbi talas. (Freepik)
Ilustrasi umbi talas. (Freepik)

JP Bogor – Umbi Talas merupakan akar tropis yang sering digunakan dalam berbagai masakan di seluruh dunia. Bahkan, di Bogor, talas diolah menjadi berbagai makanan ringan dan oleh-oleh yang bisa dibeli para wisatawan saat bertandang.

Sebagai ikon Kota Bogor, talas menjadi komoditas unggulan. Tak sekadar menjadi bahan makanan, talas mengandung banyak nutrisi penting yang memberikan manfaat untuk kesehatan.

Dilansir dari laman Dr. Axe, talas tinggi akan karbohidrat dan serat serta nutrisi penting lainnya. Seperti vitamin E, B6, mangan, dan kalium. Dengan mengolahnya menjadi campuran dalam makanan, berikut beberapa manfaat utama dari talas.

  1. Membantu menurunkan berat badan

 Talas dapat dimasukkan ke dalam menu diet sebagai penurun berat badan yang sehat. Kandungan seratnya mampu memperlambat pengosongan lambung, sehingga kita tetap merasa kenyang di antara waktu makan.

Talas juga merupakan sumber pati resisten yang baik, yaitu jenis pati yang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Penelitian yang dilakukan oleh University of Surrey menemukan bahwa konsumsi pati resisten efektif untuk mengurangi asupan makanan. Sehingga berpotensi membantu mempercepat penurunan berat badan.

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Asupan serat pada talas tidak hanya dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner, tetapi juga dapat membantu menurunkan kadar tekanan darah dan kolesterol. Di mana keduanya merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

Ditambah lagi, talas kaya akan antioksidan yang merupakan senyawa bermanfaat. Dapat membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas dan melindungi dari penyakit.

Penelitian menunjukan bahwa meningkatkan asupan antioksidan dapat mengurangi peradangan dan stres oksidatif, kondisi yang dapat mengakibatkan penyakit jantung. Serta aterosklerosis atau penumpukan plak lemak di arteri.

  1. Mengontrol gula darah

Sebagian besar karbohidrat pada umbi talas adalah serat dan pati resisten, yang keduanya dapat membantu mendukung kontrol gula darah menjadi lebih baik.

Penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan asupan serat dapat mengurangi kadar gula darah dan hemoglobin A1C, yang merupakan penanda kontrol gula darah jangka panjang.

Pati resisten juga terbukti dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, hormon yang digunakan untuk mengangkut gula dari aliran darah ke sel.

Peningkatan sensitivitas insulin juga dapat membantu tubuh menggunakan hormon ini secara lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan kontrol gula darah dengan lebih baik.

  1. Meningkatkan fungsi pencernaan

Mengkonsumsi talas sebagai sumber serat yang tinggi dapat memberikan dampak besar pada kesehatan pencernaan.

Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan serat dapat bermanfaat bagi beberapa kondisi dan dapat memperbaiki gejala refluks asam, sembelit, wasir, tukak lambung, serta diverticulitis.

Pati resisten yang terkandung juga akan difermentasi di usus besar, yang dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus.

Meningkatkan kesehatan mikrobioma usus dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan mendukung kesehatan usus yang lebih baik.

  1. Sumber antioksidan yang baik

Talas merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Kandungan quercetin, khususnya polifenol yang ditemukan dalam talas terbukti memiliki sifat anti-inflamasi, antivirus, dan dapat melawan kanker.

Menariknya lagi satu studi in vitro menemukan bahwa ekstrak talas efektif dalam mengurangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker payudara dan prostat.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah ekstrak talas menawarkan manfaat yang sama ketika dikonsumsi sebagai bagian dari diet sehat.

Editor : Bayu Putra
#manfaat #nutrisi #kota bogor #turunkan berat badan #talas #ikon #manfaat talas untuk kesehatan