Bahan-Bahan:
- 300 gram beras putih
- 200 gram gula merah, iris halus
- 70 ml air
- 1 sdm gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 2 lembar daun pandan, ikat simpul
- Secukupnya minyak
Cara Membuat
1. Rendam beras semalaman, lalu cuci dan tiriskan. Blender beras sedikit demi sedikit untuk membuat tepung beras yang halus.
2. Di dalam wajan atau panci, larutkan 70 ml air, gula merah, daun pandan, garam, dan gula pasir. Aduk hingga mengental, selama sekitar 20-25 menit. Jika tekstur gula sudah kental saat di teteskan, angkat, dan dinginkan sejenak hingga suhu agak hangat.
Baca Juga: Resep Nasi Tutug Oncom Khas Tasikmalaya, Rasanya yang Gurih Kriuk Sangat Memuaskan Lidah
3. Setelah gula terasa agak hangat, masukkan tepung beras sedikit demi sedikit sambil diaduk. Lakukan hingga tepung beras habis, dan aduk hingga adonan tercampur rata, kalis, dan tidak lengket di tangan.
4. Oleskan tangan dengan minyak, ambil adonan secukupnya, lalu bentuk bulat-bulat, dan agak pipihkan. Siapkan sumpit bambu atau kayu. Ambil 1 adonan yang sudah dibentuk dan masukkan ke minyak panas. Siram-siram adonan dan langsung balik hingga adonan mengembang selama kurang lebih 10 detik. Ambil adonan menggunakan sumpit, dan angkat. Adonan akan menggelantung (ngaburayot).
5. Tetap gantung hingga minyak tiris. Lakukan tahap ke 4 hingga adonan habis.
6. Sajikan burayot.
Kue ini memiliki tekstur yang renyah di luar, empuk di dalam, dengan rasa manis khas gula merah yang siap memanjakan lidah. Kue ini memiliki rasa yang mirip seperti kue cucur atau kue cincin (ali agrem).
Baca Juga: Resep Misro Jajanan Khas Sunda yang Manis dan Lumer di Mulut, Cuma Perlu Bahan Sederhana!
Editor : Candra Mega Sari