JP Bogor - Jika membicarakan kuliner dari negeri gajah putih atau Thailand mungkin tidak ada habisnya. Mulai dari Tom Yum, Milk Bun, hingga Mango Sticky Rice, semuanya begitu menggoda dan cocok dengan lidah orang Indonesia. Inilah salah satu alasan mengapa Thailand kerap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan asal Indonesia. Selain kulinernya yang lezat, keramahan penduduk lokal dan harga-harga yang terjangkau menjadi daya tarik tersendiri.
Salah satu makanan Thailand yang cukup populer dan wajib dicoba saat berkunjung ke sana adalah Pad Kra Pao. Hidangan satu ini dikenal sebagai comfort food bagi banyak orang karena rasanya yang khas dapat membangkitkan kenangan akan suasana kota-kota di Thailand.
Pad Kra Pao memiliki perpaduan rasa pedas, manis, dan gurih yang pas di lidah. Bahan-bahannya pun cukup mudah ditemukan, sehingga Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah jika ingin bernostalgia dengan cita rasa khas Negeri Gajah Putih.
Dilansir dari Instagram @michelealex, berikut ini resep Pad Kra Pao yang bisa Anda coba.
Bahan-Bahan:
- 300 gr daging (atau tahu jika anda vegetarian)
- 7 bawang putih
- 4 cabai keriting
- cabai rawit sesuai selera
- 2 ikat kemangi/daun basil
- 3 sdm kecap asin
- 2 sdm saus tiram
- 1 sdt kecap ikan (opsional)
- 1 sdt gula
- 1/2 sdt lada putih (opsional)
- 1-2 sdm air bila perlu
Cara Membuat:
- Cincang kasar bawang putih dan cabai.
- Kemudian ulek bawang putih dan cabai tapi jangan sampai halus. Tujuan diulek hanya agar mengeluarkan minyak alami yang ada di cabai dan bawang putih.
- Siapkan wajan dan tuang minyak secukupnya. Di minyak panas dan api besar masukkan ulekan bawang dan cabai.
- Tumis bawang dan cabai semenit hingga harum lalu masukkan daging.
- Tumis daging bersama cabai dan bawang hingga matang.
- Masukkan semua bumbu, tambahkan sedikit air bila perlu. Masak hingga bumbu meresap seluruhnya ke daging dan tidak terlalu berkuah lagi.
- Matikan api, masukkan daun kemangi dan aduk.
Pad Kra Pao siap disajikan dengan nasi hangat, jangan lupa untuk menambahkan telur ceplok sebagai pelengkap.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah