Saat bulan Ramadhan tiba, keistimewaan kuliner semakin terasa dengan hadirnya berbagai hidangan lezat yang hanya muncul di bulan suci ini. Mari kita telusuri beberapa hidangan khas Ramadhan dari berbagai penjuru dunia, mulai dari yang manis menggoda hingga yang gurih menggugah selera, yang pastinya akan membuat Anda penasaran untuk mencicipinya.
1. Zoolbia (Iran)
Dari segi tampilan, hidangan ini memiliki kemiripan dengan hidangan khas India, yaitu jalebi, karena menggunakan bahan-bahan yang serupa dalam proses pembuatannya.
Pada bulan Ramadhan, hidangan ini sering dijadikan sebagai menu berbuka puasa, biasanya disajikan bersama dengan bamieh atau kue kering yang menyerupai donat dan mirip dengan churros, serta teh panas.
Hidangan ini dibuat dari adonan yang terdiri dari kunyit, yogurt, tepung, dan bubuk pengembang yang difermentasi selama kurang lebih satu jam, kemudian dituangkan ke dalam minyak panas untuk digoreng hingga membentuk spiral.
Setelah matang, zoolbia akan dicelupkan ke dalam sirup gula dengan aroma mawar, yang memberikan hidangan ini rasa manis dan tekstur yang renyah.
2. Nafaqo (Somalia)
Hidangan vegetarian ini masih termasuk dalam kategori yang sama dengan telur Skotlandia. Pada dasarnya, hidangan ini adalah telur rebus setengah matang yang dibalut dengan kentang tumbuk yang telah dibumbui, kemudian dilapisi dengan remahan roti yang renyah.
Hidangan ini populer selama bulan Ramadhan karena dalam bahasa Somalia, "nafaqo" berarti "nutrisi," sehingga seolah-olah hidangan ini memberikan kita energi untuk beraktivitas sepanjang hari saat berpuasa.
3. Khaliat al Nahl (Yaman)
Jika Anda adalah penggemar roti, maka hidangan ini cocok untuk dijadikan menu berbuka puasa Anda. Jika diterjemahkan, hidangan ini berarti "roti sarang lebah," hal ini dikarenakan desain khasnya yang menyerupai sarang lebah.
Hidangan ini memiliki tekstur seperti awan yang diisi dengan krim keju manis, kemudian ditaburi dengan wijen dan biji nigella. Olesan madu bunga yang manis menjadi pelengkap yang tak terpisahkan dari roti ini.
Roti ini mudah disobek, sehingga mudah untuk dibagi-bagi, dan sangat cocok jika dicelupkan ke dalam kopi Yaman, salah satu jenis kopi yang paling istimewa di dunia.
4. Ayam Masak Merah (Malaysia)
Hidangan wajib saat Idul Fitri bagi Muslim Melayu ini memiliki rasa yang kompleks dan aroma yang menggugah selera. Pada dasarnya, ini adalah hidangan ayam yang dimasak dengan sambal.
Bumbu-bumbu yang digunakan antara lain cabai merah kering, serai, bawang merah, bawang putih, jahe, dan bumbu penyedap lainnya. Hidangan ini memiliki cita rasa pedas yang cocok dengan selera makanan masyarakat Asia Tenggara.
5. Harira (Maroko)
Hidangan wajib saat berbuka puasa di Maroko ini memiliki tekstur yang halus dan lembut. Seringkali dibuat dengan bahan dasar tumbuhan, namun ada juga yang menambahkan daging ke dalam hidangan ini.
Sayuran yang terdapat dalam sup ini antara lain buncis, tomat, lentil, peterseli, daun ketumbar, seledri, bihun, dan jahe. Rempah-rempah yang digunakan dalam hidangan ini tidak hanya memberikan kesegaran, tetapi juga memberikan rasa hangat. Hidangan ini cocok disantap bersama dengan roti kering saat berbuka puasa.
Editor : Candra Mega Sari