JP Bogor – Es loder merupakan salah satu minuman khas yang berasal dari Bogor. Es Loder tidak hanya populer di Bogor, melainkan juga di beberapa daerah lain, seperti Jakarta. Terdapat beberapa nama lain dari minuman ini, seperti es bubur sumsum, bubur jodo, atau bubur campur.
Dalam satu porsi es loder terdapat beberapa isian. Seperti loder berwarna hijau yang terbuat dari tepung hunkwe, candil yang terbuat dari olahan ubi, hingga sagu mutiara atau pacar cina berwarna pink yang dibuat dari daun pacar cina.
Semua isian tersebut lalu diguyur dengan kuah santan dan gula merah, serta diberi es batu. Minuman dingin satu ini sangat cocok diminum saat cuaca sedang panas-panasnya, karena dapat menyegarkan tubuh.
Saat ini, penjual es loder sudah cukup sulit untuk ditemukan. Namun, bagi anda yang ingin mencoba minuman khas Bogor satu ini tidak perlu khawatir. Sebab, es loder juga mudah untuk dibuat di rumah. Berikut resep dan cara membuatnya, dilansir dari laman Cookpad.
Bahan-bahan:
- 1 bungkus tepung hunkwe hijau (kemasan 150 g)
- 65 ml santan instan
- 2 sdm gula pasir
- 5 tetes pasta pandan
- 1/4 sdt vanili bubuk
- 1.200 ml air
Bahan bubur candil:
- 150 gr tepung ketan putih
- 25 gr tepung tapioka
- 1/4 sdt garam
- 1/4 sdt vanilli bubuk
- 75 ml air
- 10 keping kecil gula merah
- 750 ml air matang
- 2 lembar daun pandan
- 2 sdm tepung tapioka + 4 sdm air
Bahan bubur mutiara:
- 100 gr sagu mutiara
- 5 tetes pasta kue warna merah
- 1000 ml air
Bahan santan kental:
- 200 ml santan instan
- 500 ml air
- 1/4 sdt garam
- 2 sdm tepung maizena + 4 sdm air
- 2 lembar daun pandan
Bahan pelengkap:
- Es batu secukupnya
Cara Membuat:
- Buat bubur mutiara dengan cara mendidihkan air yang sudah dicampur pewarna kue berwarna merah di dalam panci.
- Masukkan sagu mutiara dan masak selama 5 menit, lalu matikan kompor dan tutup panci, serta diamkan selama 30 menit
- Setelah itu, nyalakan kembali kompor dan masak sagu mutiara selama 30 menit lagi.
- Angkat dan saring mutiara yang sudah matang, lalu masukkan ke dalam wadah berisi air dingin. Diamkan selama kurang lebih 30 menit
- Selanjutnya, membuat puding hunkwe dengan cara mencampurkan semua bahan yang diperlukan, lalu aduk hingga merata
- Masak semua bahan tadi dengan api sedang hingga mengental dan berubah warna
- Jika sudah, tuang semua bahan tadi dalam wadah bersih dan simpan di dalam kulkas.
- Kemudian, lanjutkan membuat santan kental dengan memasukkan air, garam, vanili bubuk, dan daun pandan, lalu masak hingga mendidih.
- Setelah mendidih, keluarkan daun pandan dari wajan. Larutkan tepung maizena dengan 4 sendok makan air, lalu tuangkan ke dalam santan mendidih.
- Aduk dengan cepat hingga larutan mengental, kemudian angkat.
- Tuang santan yang sudah mengental ke dalam wadah bersih, biarkan dingin, lalu simpan di dalam kulkas.
- Lalu, membuat bubur candil dengan cara mencampurkan tepung ketan putih, tepung tapioka, garam dan vanilli bubuk, serta air
- Aduk semua bahan hingga tercampur rata, lalu ambil sedikit adonan dan bentuk adonan menjadi bulatan kecil hingga semua adonan habis.
- Didihkan air dalam panci, kemudian masukkan bulatan adonan candil. Biarkan hingga candil mengapung sebagai tanda matang, lalu angkat dan tiriskan.
- Siapkan panci bersih, lalu masak gula merah bersama air dan daun pandan hingga mendidih.
- Setelah itu, masukkan candil ke dalam panci dan tunggu hingga kembali mengapung serta mendidih.
- Larutkan 2 sendok makan tepung tapioka dengan 4 sendok makan air, lalu tuang ke dalam panci sambil terus diaduk cepat hingga kuah mengental dan berbusa.
- Jika sudah, matikan api dan angkat bubur candil. Dinginkan bubur candil di dalam kulkas
- Sajikan semua bahan yang telah dibuat tadi dalam mangkuk saji. Diawali dengan es batu, lalu diikuti dengan menata bubur candil, bubur mutiara, dan puding hunkwe.
- Siram dengan santal kental.