Meskipun kata "bakso" sangat familiar di kalangan masyarakat Indonesia, tetapi istilah ini bukan berasal dari Indonesia, melainkan dari bahasa Hokkien. Yakni, 'bak' berartikan daging dan 'so' berartikan kuah. Bahasa tersebut merupakan salah satu rumpun bahasa di Tiongkok dan merupakan bahasa utama penduduk Provinsi Fujian.
Istilah sajian bakso ini lahir pada abad ke-17, dimana ada warga di daerah Provinsi Fujian mempunyai ide untuk membuatkan hidangan kepada ibunya yang sakit. Kelezatan bakso buatannya menjadi perbincangan seluruh penjuru warga Tiongkok dan lambat laun sampai ke Indonesia.
Di Indonesia, terdapat penyesuaian terhadap bahan utamanya, mayoritas penduduk di sini menggunakan daging sapi, ikan, dan ayam, alih-alih menggunakan daging babi. Tak berhenti di situ, masyarakat Indonesia juga gemar membuat kreasi bakso, buktinya saja sering ditemukan menu bakso dengan ragam isian dan disajikan bersama pelengkap, seperti mie kuning, bihun, soun, tauge, bawang goreng, dan sayuran.
Jika anda ingin menikmati bakso daging sapi dan berkreasi di dapur rumah anda, ikuti resep di bawah ini yang dilansir dari laman YouTube Devina Hermawan pada (16/11).
Bahan-Bahan Bakso:
- 500 gram daging sapi chuck (leher), kalau banyak darah potong-potong dan bilas terlebih dahulu
- 100 gram tetelan / lemak sapi
- 2 sdm bawang merah goreng
- ½ sdm bawang putih goreng
- 80 gram tepung sagu
- 1/2 sdt garam
- 2 sdt gula pasir
- 1/2 sdt merica
- 1 sdt Royco kaldu sapi
- 130 gram es batu
- 1 butir putih telur
- 2 sdt baking powder
Bahan Kuah Bakso:
- 2,5 liter air
- 200 gram tetelan sapi
- 1 sdt Royco kaldu sapi
- 1 sdt garam
- 1 sdt gula pasir
- ¼ sdt merica
- 1 sdm bawang putih goreng
- 1 sdm bawang merah goreng
Bahan Pelengkap:
- Sawi hijau
- Daun bawang
- Seledri
- Bawang goreng
Baca Juga: Resep Picnic Roll ala Chef Martin Praja, Pilihan Hampers Lezat untuk Orang Terdekat
Cara Membuat:
Cara Membuat:
- Keringkan daging. Bersihkan silver skin dari daging. Lalu, potong-potong daging
- Masukkan ke dalam chopper atau food processor beserta tetelan lalu masukkan garam, gula, merica, Royco kaldu sapi, baking powder, bawang merah goreng, dan bawang putih goreng. Haluskan sekitar 2-3 menit hingga tekstur adonannya lengket.
- Tambahkan putih telur. Haluskan kembali, kemudian masukkan es batu secara perlahan dan haluskan hingga rata
- Tambahkan tepung sagu, haluskan kembali adonan. Sisihkan ke dalam mangkuk.
- Simpan ke dalam kulkas selama kurang lebih setengah sampai dua jam agar adonan lebih mudah dibentuk
- Untuk kuah. Siapkan panci, didihkan air. Lalu, masukkan tetelan. Namun, apabila anda menggunakan daging sapi bagian iga / buntut / tulang. Sebaiknya, buang air rebusan pertama dan gunakan air rebusan kedua sebagai kaldu
- Blender bawang putih goreng dan bawang merah goreng agar halus. Kemudian, masukkan ke dalam kuah agar menghasilkan rasa yang lebih gurih
- Setelah air mendidih, tambahkan Royco kaldu sapi, garam, gula pasir, dan merica. Aduk sampai merata
- Potong-potong sawi hijau. Lalu, rebus di panci terpisah. Tiriskan
- Bentuk bulat bakso dengan tangan ataupun dengan sendok kemudian masukkan ke dalam air panas. Gunakan air panas dan tidak mendidih agar tekstur bakso tidak terlalu mengambang
- Masak hingga bakso mengapung atau matang
- Masukkan bakso ke dalam panci yang berisi kuah beserta sawi hijau
- Pindahkan ke dalam mangkuk beri taburan seledri, daun bawang, dan bawang goreng.
- Bakso sapi siap disajikan.