Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Jelajahi Pesona Wisata Curug Pangeran di Kawasan Pamijahan Bogor, Tak Kalah dengan Curug di Kawasan Wisata Puncak  

Faiza Az Zahra • Kamis, 24 Oktober 2024 | 19:11 WIB
Pesona Curug Pangeran. (Andhika Amierza/Google Maps)
Pesona Curug Pangeran. (Andhika Amierza/Google Maps)

 

JP Bogor – Selain destinasi wisata Sentul atau Puncak yang ramai dikunjungi oleh wisatawan, Bogor juga menawarkan segudang keindahan alam yang tak kalah menakjubkan. Salah satunya terletak di kawasan Pamijahan.

Pamijahan merupakan sebuah kecamatan di Bogor yang berlokasi di dataran tinggi dan menawarkan keindahan alam yang memanjakan mata. Terdapat beragam destinasi wisata yang bisa dikunjungi oleh para wisatawan, salah satunya wisata air terjun yakni Curug Pangeran.

Keindahan Curug ini tersembunyi di balik pepohonan lebat. Sehingga nuansa keasriannya masih sangat terjaga. Juga udara yang menyelimuti kawasan ini amat sejuk dan membuat anda lebih rileks, berbeda dengan udara di kota-kota besar yang cenderung berselimut polusi. 

Dilansir dari laman travelspromo.com, salah satu daya tarik curug ini adalah jalur trekking-nya yang mudah. Jaraknya tak begitu jauh dari parkiran. Pengunjung hanya perlu berjalan sekitar 150–200 meter. Dalam waktu 10 menit, anda akan mendapati deburan air terjun yang menenangkan jiwa dan pikiran.

Pastikan fisik anda dalam kondisi prima karena akan menuruni jalur anak tangga dan menyeberangi jembatan. Jalanan di sini berbatu, tetapi aksesnya juga mudah dilalui oleh anak-anak.  

Mata air gunung salak menjadi sumber air yang mengaliri curug ini, menjadikan airnya sangat jernih. Ketinggian Curug Pangeran Salak diperkirakan mencapai 5–6 meter dengan kedalaman kolam mencapai 4 meter. Arus airnya tidak begitu deras dan memiliki warna kebiruan.

Terdapat beberapa titik yang harus diwaspadai oleh wisatawan di curug ini. Namun, tak perlu khawatir. Pihak pengelola juga telah mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dengan memberi batasan atau tanda titik rawan berupa tali. 

Karena arus kolam tak begitu deras, anak-anak dapat berenang di aliran sungai di sekitar kolam. Dengan catatan, tidak diperkenankan berenang ke pusat alirannya dengan alasan keamanan dan keselamatan.

Wisatawan yang berkunjung ke curug ini akan merasa seperti bereanang di kolam pribadi karena kawasannya relatif sepi.

Aktivitas lain hal yang dapat dilakukan oleh wisatawan yang tertantang untuk memacu adrenalin adalah terjun dari ketinggian tebing. Kegiatan ekstrem ini sebaiknya dilakukan oleh orang yang telah berpengalaman.

Di Curug ini wisatawan juga dapat mengabadikan berbagai momen dengan berswafoto di kawasan perbukitan yang terletak dekat Curug Pangeran. Di sini wisatawan akan dihadapkan dengan ragam spot foto menarik hasil yang pastinya Instagranmable.

Bagi anda yang mengidam-idamkan aktivitas kemping di kawasan air terjun sambil memandangi hijaunya pepohonan, tempat ini dapat memenuhi ekspektasi anda. Karena terdapat area Ground Curug Pangeran Salak. Hanya berjarak kurang lebih 1 km dari kawasan curug.

Wisatawan yang kemping di area ini akan disuguhkan oleh perbukitan hijau disertai dengan balutan udara yang sangat sejuk yang akan menyapa anda di pagi harinya. 

Tidak masalah apabila tidak memiliki tenda pribadi karena di kawasan ini tersedia pusat penyewaan tenda dengan tarif sewa berkisar Rp 1,2 juta. 

Menurut sejumlah sumber, terdapat mitos yang berkembang di masyarakat sekitar yang menjadi cikal bakal penamaan curug ini. Konon, dulu curug ini digunakan sebagai tempat mandi para pangeran dari kerajaan di Jawa Barat. Karena itulah curug ini dinamai Curug Pangeran. 

Keindahan air terjun ini juga tak luput dari kisah mitos horor. Penduduk yang tinggal di sekitar curug ini tak jarang mendengar suara gamelan jawa pada malam Jumat. Beriringan dengan suara gamelan, terdengar suara sinden atau orang yang sedang bernyanyi. 

Di sela suara nyanyian juga terdengar suara kereta kencana yang biasa menjadi tunggangan pangeran. Hal ini yang menjadi pantangan untuk wisatawan melakukan camping di malam tersebut.

Namun, saat ini kisah mitos tersebut sudah dimaklumi dan dianggap biasa. Kini Curug Pangeran Salak menjadi sebuah objek wisata air yang menarik untuk disinggahi wisatawan. 

Pantangan lain yang perlu dipatuhi wisatawan adalah larangan membuang sampah sembarangan dan merusak tanaman sekitar. Tidak diperkenankan pula memakai pakaian yg tidak sopan dan dilarang membawa air Curug Pangeran pulang. 

Untuk menikmati keindahan Curug Pangeran, pengunjung dikenakan tarif tiket masuk seharga Rp 10 ribu per orang. Bagi pengunjung yang membawa motor, parkir motor dikenakan tarif seharga Rp 5 ribu dan untuk mobil Rp 10 ribu. 

Tak berhenti disitu saja, daya tarik lain dari Curug ini adalah dekat dengan area wisata Tirta Raja. Tirta Raja menawarkan pengunjung untuk bermain air dan mandi di kawasan ini dengan tarif Rp 5 ribu per orang. Keindahan Tirta Raja juga tak kalah indah dengan Curug Pangeran.

Kawasan wisata air terjun lain yang lokasinya dekat dengan Curug ini adalah Curug Kondang dan Curug Balong Endah, dengan estimasi waktu sekitar 5–10 menit dari Curug Pangeran.

Kawasan wisata ini terletak dekat dengan penginapan-penginapan sekitar Gunung Bunder. Oleh karena itu, wisatawan yang bermalam di penginapan-penginapan tersebut mudah untuk singgah ke curug ini.

Terdesia pula homestay apabila pengunjung ingin bermalam. Tarif penginapan dipatok mulai dari Rp 900 ribu. Fasilitas lain yang anda dapati di sini adalah area parkir yang luas, warung-warung makanan dan minuman, musala, dan kamar bilas.

Pengunjung juga dapat beristirahat di gazebo dan saung yang disediakan. Juga toilet berbayar dengan tarif Rp 2 ribu.

Ada beberapa tips untuk menuju ke curug ini, dilansir dari laman nativeindonesia.

Lokasi Curug Pangeran terletak di Desa Gunung Sari, Pamijahan, Kabupaten Bogor dan berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak (TNGHGS). Buka setiap hari dengan jam operasional mulai dari pukul 07.30–16.00 WIB. 

Apabila anda berangkat dengan kendaraan pribadi dari Kota Bogor, Air Terjun Pangeran berjarak sekitar 30 km dari kota Bogor dengan estimasi waktu tempuh 1,5 jam. 

Rutenya, anda dapat mengarahkan kendaraan menuju Ciampea. Lalu belok Jalan Bojong Rangkas. Ikuti terus rute perjalanan yang menunjukkan ke arah tempat wisata Curug Pangeran.

Namun, anda perlu berhati-hati apabila sampai di Jalan Raya Segog karena struktur jalanan di sini menanjak dan berkelok. Sebagian jalan juga memiliki kelok yang tajam sehingga perlu konsentrasi penuh saat berkendara agar tidak keluar dari jalur. 

Apabila anda naik angkutan umum, anda bisa naik angkot warna hijau menuju Terminal Bubulak. Lalu berganti angkot menuju kawasan Leuwiliang dan minta supir berhenti di pertigaan Cibatok.

Kemudian, anda bisa melanjutkan perjalanan anda dengan menaiki kendaraan umum atau menyewa kendaraan menuju Taman Nasional Halimun Salak.

Editor : Bayu Putra
#air terjun #pamijahan bogor #Curug Pangeran #wisata #wisatawan #kawasan wisata puncak #gunung salak