Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Mengenal Gedung Balai Kota Bogor, Salah Satu Bangunan Bersejarah di Kota Bogor yang Pernah Jadi Kelab di Era Kolonial Belanda

Fabian Nathaniel Putra Adya • Senin, 21 Oktober 2024 | 23:44 WIB
Gedung Balai Kota Bogor tampak depan. (Wikipedia)
Gedung Balai Kota Bogor tampak depan. (Wikipedia)

JP Bogor – Balai Kota Bogor yang menjadi kantor Wali Kota Bogor terletak di Jalan Ir. H. Juanda No. 10, Pabaton, Bogor Tengah, Kota Bogor. Bangunan ini sarat dengan nilai sejarah karena dibangun pada masa kolonial Belanda.

Dilansir dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, bangunan Balai Kota Bogor dibangun pada tahun 1868 dan awalnya berfungsi sebagai Societeit.

Societeit merupakan sebuah perkumpulan yang didirikan sebagai tempat bergaul orang-orang Eropa elite pada masa itu. Societeit atau yang biasanya disingkat menjadi soos, berarti klub dalam bahasa Belanda.

Societeit Buitenzorg merupakan perkumpulan yang menggunakan sistem keanggotaan. Sehingga, hanya orang-orang tertentu saja yang dapat menjadi anggota. Misalnya seperti kalangan pengusaha, priyayi, dan pejabat. Mereka itulah yang boleh datang ke klub eksklusif ini.

Anggota Societeit seringkali menggunakan bangunan yang kelak menjadi Balai Kota Bogor ini untuk tempat bertemu, mengadakan resepsi, dan pertunjukan-pertunjukan. Juga menjadi tempat menggelar pesta musik.

Bangunan Societeit Buitenzorg berbentuk segi empat menghadap ke arah jalan di selatan, dan memiliki halaman yang cukup luas dengan dua pintu masuk dan keluar.

Bangunan ini diberi cat warna putih dan di bagian muka gedung memiliki pilar-pilar ramping yang indah. Sehingga tampak terkesan bangunan megah.

Atap bangunan Balai Kota Bogor awalnya sengaja dibagun tidak tinggi. Sedangkan pada bagian badan bangunan diberi profil geometrik pada bagian-bagian jendela dan pintu. Lalu pada bagian kaki bangunan diberi batu alam.

Ciri khas Gedung Societeit ini adalah arsitektur yang bergaya Eropa. Bangunannya didominasi cat berwarna putih dan disertai pilar-pilar besar.

Desainnya disesuaikan dengan iklim Indonesia, terlihat dari pintu dan daun jendela yang berukuran besar dan banyak, serta tata ruang yang memungkinkan sirkulasi udara tetap terjaga.

Dari segi arsitektur, gedung ini punya skala monumental yang baik. Selain ukurannya yang gigantis, juga cara meletakkannya di depan lapangan kosong, yang biasanya digunakan untuk parade dan kegunaan lainnya. Sehingga keseluruhan gedung dapat terlihat dengan jelas.

Hingga tahun 1950, bangunan Societeit Buitenzorg masih dikenal dengan nama Societeit, sebelum akhirnya dialihfungsikan sebagai gedung Markas Komando Resimen 061/Surya Kencana.

Kemudian, pada tahun 1971, bangunan ini difungsikan sebagai Kantor Pemerintah Kota Bogor pada saat Achmad Syam menjabat sebagai Wali Kota Bogor.

Kini, gedung Balai Kota Bogor masih digunakan sebagai kantor wali kota serta tempat berbagai acara yang melibatkan Pemkot Bogor.

Bangunan ini memiliki 3 ruangan khusus, di antaranya ruang kerja wali kota, Paseban Sri Punta atau ruang rapat, dan Paseban Sri Bima untuk ruangan pertemuan wali kota dengan tamu. Secara keseluruhan, gedung ini dimanfaatkan sebagai Kantor Wali Kota Bogor.

Seperti halnya beberapa perkantoran Kota Bogor lainnya, pada bagian belakang merupakan bangunan tambahan. Gedung baru ini dibangun tidak menempel pada bangunan lama. Seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pendidikan dan instansi lainnya.

Editor : Bayu Putra
#bangunan bersejarah #balai kota bogor #era kolonial belanda #kota bogor #kelab #societeit buitenzorg