JP Bogor – Baru-baru ini, beredar pesan berantai di Kota Bogor yang isinya soal instruksi pengawasan ketat terhadap pengibaran bendera Jolly Roger ala anime One Piece di wilayah Bogor Selatan.
Dalam pesan berantai yang beredar di WhatsApp itu, disebutkan Badan Intel Kodim meminta Babinsa Koramil Bogor Selatan untuk mewaspadai pengibaran bendera One Piece menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 RI.
Bahkan, pesan itu meminta RT dan RW melapor kepada Babinsa dan Bimas bila menemukan masyarakat yang mengibarkan bendera One Piece tersebut.
Pesan tersebut sontak menuai perhatian warganet dan menjadi perbincangan di media sosial. Banyak yang mempertanyakan urgensi dari pelarangan simbol-simbol budaya pop seperti bendera bajak laut dari anime asal Jepang tersebut.
Menanggapi hal itu, Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Inf Dwi Agung Prihanto menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
Pihaknya memastikan tidak ada instruksi resmi kepada para Babinsa untuk melarang atau mencegah pengibaran bendera bertema One Piece.
“Babinsa ataupun aparat kewilayahan hanya melaksanakan pemantauan dan mitigasi dini terhadap berbagai dinamika sosial yang berkembang di wilayah teritorial,” kata Letkol Dwi Agung dalam keterangan tertulis, Senin (4/8) sebagaimana dilansir dari Radar Bogor.
Ia menjelaskan, simbol seperti bendera One Piece termasuk dalam ekspresi budaya populer yang banyak digunakan masyarakat secara bebas. Namun, ia mengingatkan agar tidak dimaknai secara berlebihan.
“Bendera atau simbol-simbol bertema One Piece merupakan bagian dari budaya populer. Apabila ada individu atau kelompok yang menggunakan simbol tersebut, maka hal itu merupakan bentuk ekspresi personal, sehingga perlu dimonitor agar tidak menimbulkan keresahan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari langkah antisipasi, Kodim 0606 juga telah berkoordinasi dengan Polresta Bogor Kota dan Forkopimda untuk menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
Selain itu, edukasi kebangsaan juga terus dilakukan kepada masyarakat dan generasi muda agar tetap menjunjung tinggi symbol-simbol negara seperti Merah Putih dan Garuda Pancasila.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terjebak dalam opini yang tidak berdasar serta tidak mudah terprovokasi oleh simbol-simbol asing yang dimaknai berlebihan,” tegas Dandim.
Kodim 0606/Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk tetap netral dan menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Bogor adalah rumah bersama yang harus kita jaga. Bersama rakyat, TNI kuat,” imbuh Dwi Agung.
Editor : Bayu Putra