JP Bogor – Girl group K-pop asal agensi Ego Entertainment, VVUP, resmi melakukan comeback dengan merilis digital single terbaru berjudul ‘Giddy Boy’ pada Jumat siang, 20 Juni 2025.
Video musik untuk lagu ini sepenuhnya direkam di Los Angeles, menampilkan para member VVUP—Kim, Paan, Suyeon, dan Jiyoon—yang tampak menikmati kebebasan menjelajahi kota.
Penampilan mereka yang penuh energi dan gaya visual yang khas mengingatkan pada karakter utama dalam film remaja. Dengan gaya Y2K yang trendi seperti beanie, rambut dikuncir, serta leg warmer, mereka sukses menciptakan nuansa kitsch yang mencolok.
Dalam video musik sebelumnya, VVUP digambarkan sebagai gadis-gadis remaja nakal. Kini, lewat comeback terbarunya, mereka memperkuat imej sebagai anak muda yang penuh kebebasan dan semangat.
Baca Juga: Apa Itu 'Indie' di Era Modern? Genre Musik atau Sekadar Gaya Hidup?
Lagu ‘Giddy Boy’ sendiri merupakan genre dance-pop dengan irama bass dan drum yang kuat, serta sentuhan synth yang memikat. Bagian reff yang catchy memberikan kesegaran tersendiri bagi pendengar melalui daya tarik vokal yang penuh tenaga.
Salah satu member juga terlibat dalam penulisan lirik, memberikan sentuhan personal yang memperkuat identitas musik VVUP. Komposer terkenal Ryan Jhun turut andil dalam pengubahan dan aransemen lagu ini, sehingga kualitas musikalnya semakin menonjol.
Tampilan VVUP yang khas dan kekinian dalam comeback ini juga tak lepas dari kontribusi koreografer Song Heesu dan Aeina, yang berhasil menyelaraskan gerakan tari dengan nuansa musik.
Keduanya dikenal publik setelah tampil dalam program ‘Street Dance Girls Fighter’.Video musik ditutup dengan momen hangat saat keempat member VVUP saling merangkul dan tersenyum bahagia.
Giddy Boy menjadi rilisan terbaru VVUP setelah lima bulan sebelumnya mereka merilis single ‘4 life’.
Girl group ini debut pada April 2024 lewat lagu ‘Locked On’ yang cukup berhasil menembus tangga lagu iTunes K-POP di Amerika Serikat dan Inggris. Hal ini menunjukkan bahwa VVUP memiliki potensi besar untuk berkembang dan meraih popularitas lebih luas di masa mendatang. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah