JP Bogor – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mengunjungi barak militer yang menjadi tempat pembinaan karakter siswa-siswi nakal.
Dalam kunjungannya kali ini, Dedi menemukan sejumlah hal yang membuat dia heran, ternyata sudah sejauh itu perilaku sebagian remaja di Jabar.
Selain siswi SMA yang kecanduan alkohol, ada juga remaja laki-laki yang kecanduan obat-obatan terlarang alias ngobat. Tubuhnya sampai kurus kering dan tak terawat.
Momen pertemuan itu dibagikan Dedi di kanal YouTube pribadinya dan langsung mendapatkan atensi dari warganet.
"Ini kenapa?" tanya Dedi kepada salah satu siswa yang mengikuti pembinaan di barak militer tersebut.
"Obat-obatan," jawab siswa itu, sambil duduk di lapangan.
Kepada Dedi, siswa tersebut mengaku membeli obat terlarang di warung jalanan. Ia biasa membeli obat terlarang Rp 10 ribu per tiga butir.
"Udah berapa lama ketergantungan obat?" lanjut Dedi.
Siswa yang masih duduk di kelas X SMA itu mengaku sudah satu tahun ketergantungan obat terlarang.
Kepada Dedi, siswa tersebut juga mengaku kalau dia kerap marah pada orang tuanya. Kedua orang tuanya setuju dia dimasukkan barak militer untuk menghilangkan kecanduan.
Siswa tersebut juga mengaku kalau dulu di rumah sering tidak bisa enak makan karena ketergantungan obat terlarang.
Saat ini, di barak militer ia mengaku makan dengan lebih enak karena sudah tdiak bisa mengonsumsi obat-obatan terlarang.
Dedi Mulyadi sempat terdiam. Sebab, siswa tersebut sebelumnya mengonsumsi obat terlarang setiap hari.
Ternyata, selama di barak militer, siswa tersebut sudah tidak mengonsumsi obat terlarang lagi dan ingin kembali hidup normal.
Sebelum ke masuk barak militer, siswa tersebut susah tidur sehingga kondisi badannya kurus. Tapi sekarang, dia sudah bisa tidur jam 21.30, bangun jam 03.30, dan langsung mandi.
Editor : Bayu Putra