JP Bogor - Alam penuh dengan kejutan melalui berbagai fenomena langka yang jarang terjadi. Beberapa di antaranya terlihat luar biasa dan sulit dipercaya, namun benar-benar pernah tercatat. Fenomena-fenomena ini mencerminkan betapa dinamisnya bumi dan atmosfernya. Karena kelangkaannya, fenomena ini sering meninggalkan kesan mendalam bagi para saksi mata, bahkan tak sedikit orang yang berusaha memburunya dengan menghitung kemungkinan kapan peristiwa serupa akan terjadi kembali.
Dihimpun oleh JP Bogor, berikut adalah 5 fenomena alam langka yang pernah terjadi di dunia.
1. Aurora
Aurora mungkin sudah dikenal oleh banyak orang sebagai salah satu fenomena alam yang menakjubkan. Namun, keindahan cahaya ini hanya dapat disaksikan di beberapa wilayah tertentu di bumi, dan Indonesia bukan salah satunya. Agar aurora terlihat dengan jelas, langit harus dalam kondisi cerah. Menangkap gambar aurora pun bukan hal yang mudah, karena kemunculannya sulit diprediksi.
2. Fire Rainbows
Kita mungkin sudah familiar dengan pelangi, tetapi fenomena pelangi api atau fire rainbow, yang juga dikenal sebagai busur sirkumhorizontal, jarang terlihat. Fenomena ini terjadi akibat pembiasan sinar matahari melalui kristal es di awan cirrus pada ketinggian tertentu, menciptakan warna-warni cerah menyerupai pelangi. Salah satu kejadian langka ini pernah teramati di selatan Pegunungan Tibet dan berlangsung sekitar 20 menit.
3. Fallstreak Holes
Fallstreak Holes adalah lubang berbentuk elips yang dapat muncul di awan cirrocumulus atau altocumulus. Fenomena ini terjadi karena adanya tetesan air kecil dalam awan yang berada pada suhu di bawah titik beku tetapi belum membeku. Ketika sesuatu, seperti pesawat, melewati awan dan memicu proses pembekuan, tetesan super dingin tersebut mulai mengkristal dan jatuh. Akibatnya, terbentuklah celah di lapisan awan, menciptakan tampilan yang unik dan mencolok di langit.
4. Mammatus Clouds
Mammatus Clouds adalah jenis awan unik yang terbentuk ketika kantong udara dingin tenggelam, mendorong bagian dasar awan hingga membentuk pola menggembung seperti kantong. Awan ini biasanya muncul saat atau setelah badai petir, memberikan pemandangan dramatis di langit. Meskipun terlihat mengesankan, mammatus clouds tidak berbahaya. Hingga kini, para ilmuwan masih meneliti secara mendalam bagaimana proses terbentuknya fenomena atmosfer ini.
5. Night Sprites
Night Sprites adalah fenomena langka yang hanya berlangsung dalam hitungan milidetik dan terjadi di lapisan atas mesosfer, jauh di atas permukaan bumi. Fenomena ini muncul akibat pelepasan listrik berskala besar di atas badai petir, biasanya dipicu oleh sambaran petir yang sangat kuat dari awan ke tanah. Sprite merah dapat menjulang hingga 30 mil ke atmosfer dan sering kali tampak seperti sekumpulan ubur-ubur bercahaya atau menyerupai bentuk wortel di langit malam. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah