Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Desa Rengasjajar Bogor Panen Uang dari Tambang Parung Panjang: Setahun Bisa Dapat Rp 43 Miliar!

Abdul Rahman • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 15:58 WIB
Suasana Jalan Raya Mohammad Toha, Parung Panjang bebas tanpa truk tambang, Minggu (12/10/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)
Suasana Jalan Raya Mohammad Toha, Parung Panjang bebas tanpa truk tambang, Minggu (12/10/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com – Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, mendapat berkah luar biasa dari aktivitas tambang di kawasan Parung Panjang dan sekitarnya.

Hal itu terungkap saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM bertemu Rusli, Kepala Desa Rengasjajar.

Dalam perbincangannya dengan KDM, sebagaimana dilansir dari laman YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Rusli mengungkapkan besarnya pendapatan Desa Rengasjajar dari aktivitas pertambangan.

Dari hasil obrolan itu, terungkap bahwa desa Rengasjajar bisa memperoleh pendapatan sampai puluhan miliar rupiah dari aktivitas tambang.

Rusli menjelaskan, pihak desa menerapkan pungutan sebesar Rp 100 ribu untuk satu tronton yang melintas dari gunung. "Rp 100 ribu pungutan yang dilakukan pemerintahan desa di setiap gunung dari satu tronton," aku Rusli.

KDM lalu menanyakan ada berapa tronton yang setiap harinya lewat. Menurut Rusli menjawab jumlahnya rata-rata sekitar 500 tronton per hari.

"500 tronton dikali Rp 100 ribu perhari berarti Rp 50 juta sehari. Sebulan berarti Rp 1,5 miliar," hitung KDM.

Selain pungutan pada truk, pemerintah desa juga meminta setoran pada perusahaan tambang yang beroperasi di wilayahnya setiap bulan. Setiap perusahaan menyetor dana sekitar Rp 5 juta–Rp 7 Juta per bulan.

Saat ditanya dasar hukum pungutan kepada perusahaan tambang itu, Rusli menyebut bahwa pungutan itu didasarkan kepada Perdes tentang iuran. 

KDM pun menghitung-hitung pendapatan yang diterima desa dari aktivitas tambang. Dengan pungutan Rp 100 ribu per hari dari sekitar 500 truk, maka pemasukan desa bisa mencapai Rp 18 miliar setahun.

Sedangkan penghasilan dari pungutan perusahaan dan penghasilan lain yang didapatkan desa Rengasjajar, diperkirakan mencapai Rp 25 miliar. Dengan demikian, dalam satu tahun pemasukan desa Rengasjajar berkisar Rp 43 miliar.

"Dari transporter saja setahun Rp 18 miliar. Kemudian dari yang lain-lain dapatlah Rp 25 miliar. Itu harusnya sudah bisa membangun infrastruktur yang baik," jelas KDM.

Menanggapi hal itu, Rusli mengaku sudah membangun sekitar 9 masjid sampai sekarang dengan menggunakan dana desa. Selain itu, ia mengatakan bahwa uang tersebut juga dibagikan ke masyarakat desa.

Editor : Bayu Putra
#Rp 43 miliar #bogor #tambang #parung panjang #panen uang #desa #setahun #Dapat #Rengasjajar