JP Bogor – Apakah kamu tahu bahwa Kampung Urug yang terletak di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor kini telah resmi ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya?
Penetapan ini bertujuan untuk mengembangkan pariwisata berbasis budaya di wilayah Bogor sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal.
Kampung yang berjarak sekitar 42 km dari Cibinong ini merupakan situs bersejarah dengan warisan tradisi yang masih dijaga kuat oleh penduduknya.
Ketika berkunjung ke kampung ini, kamu tidak hanya akan belajar tentang budaya dan kehidupan masyarakat Sunda, tetapi juga bisa menikmati panorama alam Bogor yang masih alami.
Pengalaman ini akan terasa unik dan berbeda, terutama bagi kamu yang terbiasa dengan kehidupan perkotaan yang serba cepat, karena nuansa tradisi dan budaya Sunda di sini masih sangat kental. Berikut adalah beberapa daya tarik menarik dari Kampung Urug:
1. Masyarakat yang menjaga nilai-nilai dan tradisi leluhur
Warga Kampung Urug masih mempertahankan adat dan tradisi Sunda yang diwariskan secara turun-temurun, seperti ritual Seren Taun, Hajat Bumi, dan kegiatan keagamaan lainnya. Tradisi ini mencerminkan hubungan yang erat antara masyarakat dengan leluhur dan alam sekitar mereka.
Bagi kamu yang ingin memahami budaya Sunda secara lebih mendalam, tradisi ini bisa menjadi daya tarik tersendiri. Misalnya, dalam upacara Seren Taun, masyarakat menyuguhkan tarian, musik, dan ritual adat yang sarat akan makna.
2. Rumah adat dengan desain arsitektur tradisional
Dalam membangun rumah, warga Kampung Urug masih menerapkan arsitektur khas Sunda. Mereka menggunakan bahan-bahan alami seperti kayu, bambu, dan ijuk, tanpa memanfaatkan paku atau peralatan modern. Bentuk atap "julang ngapak" melambangkan keharmonisan dengan alam.
Wisatawan yang datang bisa menyaksikan langsung kehidupan sehari-hari masyarakat yang masih menjunjung tinggi tradisi, apalagi mayoritas warga berprofesi sebagai petani sehingga kamu juga bisa belajar proses menanam hingga memanen padi.
3. Keindahan alam yang terjaga dan lingkungan yang sejuk
Kampung Adat Urug memiliki alam yang masih sangat asri dan tertata rapi karena masyarakatnya sangat peduli terhadap kelestarian lingkungan. Suasana di sana terasa tenang, damai, dan sejuk.
Kamu bisa mencoba berbagai aktivitas alam seperti trekking dan berkemah di area yang masih hijau dan terawat. Selain itu, banyak spot menarik yang cocok untuk dijadikan latar berfoto.
4. Belajar seni dan kerajinan tangan tradisional
Saat berkunjung ke kampung ini, kamu juga berkesempatan mempelajari berbagai kerajinan tradisional warga setempat, seperti anyaman bambu, ukiran kayu, dan pembuatan alat-alat pertanian tradisional.
Selain menambah wawasan, kamu bisa membawa hasil kerajinan ini sebagai oleh-oleh khas. Kegiatan seni lainnya yang bisa kamu pelajari di antaranya tari Jaipong, pencak silat, wayang golek, serta alat musik tradisional seperti angklung dan gamelan. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah