JP Bogor - Sirup maple bisa dijadikan sebagai alternatif pemanis alami yang lebih sehat karena mengandung sejumlah vitamin, mineral, dan antioksidan yang lebih tinggi daripada gula pasir atau sirup jagung.
Sirup maple terbuat dari getah pohon maple yang direbus hingga sebagian airnya habis dan tersisa sirup kental yang rasanya manis. Warna dan tekstur sirup maple dengan madu sangat mirip karena sama-sama berwarna cokelat dan kental.
Sirup maple sering kali disajikan bersama pancake sebagai menu sarapan, namun karena bisa dijadikan sebagai pengganti pemanis anda bisa juga menambahkan sirup maple ke dalam masakan.
Sirup maple bisa tahan lama asalkan disimpan di dalam lemari es dengan wadah tertutup rapat. Jika Anda mempertimbangkan untuk mengganti pemanis biasa dengan sirup maple sebagai alternatif alami, berikut ini beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh:
1. Menjaga kesehatan pencernaan
Kandungan inulin yang ada dalam sirup maple baik untuk menjaga kesehatan pencernaan karena dapat membuat zat gizi terserap lebih cepat, membunuh bakteri jahat di usus, dan menjaga imun tubuh.
Inulin memang serat yang tidak bisa dicerna tubuh, namun bisa digunakan sebagai prebiotik atau makanan untuk bakteri baik. Selain itu, juga bagus untuk melunakkan feses dan melancarkan pencernaan sehingga bagus untuk penderita konstipasi.
2. Menurunkan resiko kanker
Sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Oncology Reports melaporkan jika sirup maple bisa memperlambat pertumbuhan dan persebaran sel kanker kolorektal. Semua ini berkat kandungan senyawa polifenol seperti quebecol dan ginallin yang terkadung pada sirup maple karena memiliki sifat antikanker.
Hal ini membuat sirup maple bisa dijadikan sebagai terapi untuk pengobatan penyakit kanker yang memiliki efek samping minim.
3. Menjaga kesehatan tulang
Sirup maple mengandung fosfor dan kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan tulang karena bisa meningkatkan kepadatan mineral tulang.
Selain itu, magnesium yang terkadung di sirup maple juga bagus untuk penyerapan kalsium dan vitamin D yang baik untuk memperkokoh struktur tulang sehingga bisa mengurangi resiko tulang keropos atau osteoporosis.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah