Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Videonya jadi Senjata Ibu-Ibu menakuti Anaknya, Dedi Mulyadi: Banyak Ibu-Ibu Pangedulan, Pemalas, Kerjaannya Tiktokan, Ubah Dirimu!

Bayu Putra • Kamis, 15 Mei 2025 | 14:37 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengingatkan anak-anak kecil untuk tidak sering main ponsel. (Instagram @dedimulyadi71)
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengingatkan anak-anak kecil untuk tidak sering main ponsel. (Instagram @dedimulyadi71)

JP Bogor - Video-video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kini laris manis menjadi senjata para orang tua untuk menakut-nakuti anaknya yang tidak mau nurut.  

"Sekarang anak-anak mulai takut sama gubernur. Kalau enggak mau mandi, dilihatin videonya. Eh, kamu mandi," terang Dedi, menanggapi munculnya tren video yang diunggah para orang tua itu.

"Nanti dibawa oleh pak Gubernur. Eh, mau makan. Kamu segera sekolah, nanti dibawa oleh pak Gubernur," lanjutnya.

Dedi tidak mempermasalahkan tindakan para orang tua yang menjadikan videonya sebagai senjata untuk menakuti anak.

Prinsipnya, dia hadir untuk menakuti anak-anak agar mau disuruh sekolah, dan itu terbukti efektif. "Insya Allah nanti anak-anaknya tumbuh dengan baik," jelas Dedi.

Dia hanya memberi catatan bahwa ibu dan ayahnya juga harus memberi contoh yang baik kepada anak-anaknya.

"Hei, anak-anakku jangan main HP. Ibunya juga jangan main HP. Heh, kamu nak jangan main TikTok terus. Tapi ibunya Tiktokan," ucapnya sembari mencontohkan Gerakan di TikTok.

Dedi menegaskan, seorang ibu harus memberi contoh pada anaknya. Sebab masa depan anak sangat tergantung didikan ibunya. Perilaku ibu, sambung Dedi, akan menjadi contoh bagi anak-anaknya.

"Eh, kamu jangan bersolek terus atuh, tapi ibunya bersolek terus. Sia ulah bersoleh wae," tutur Dedi Mulyadi.

Dedi menambahkan, dia meminta para ibu untuk mengajari anaknya pekerjaan rumah. Mulai dari mencuci piring, mengepel lantai, memasak, hingga mencuci dan menyetrika baju.

"Ingat, anak-anak ulah dibere kejo (nasi) rice cooker. Kenapa? hari ini banyak ibu-ibu pangedulan, pemalas tiktokan, kejo rice cooker," tegasnya.

Dedi juga menyinggung ibu-ibu yang doyan jajan, tapi mengeluh anaknya suka jajan. "Aya nu liwat mie ayam, panggil mie ayam, liwat bakso panggil bakso, tahu gejrot," kata Dedi.

Menurut Dedi, saat ini makin banyak ibu yang tidak pernah memasak, tidak bisa membuat sambal. Sebab, pekerjaannya hanya tiktokan, berkumpul, dan berkerumun.

"Wajar kalau anaknya jadi geng motor. Ibu-ibu ubah dirimu sekarang ya, kalau mau jadi tauladan anak-anak," pungkas Dedi.

 

Editor : Bayu Putra
#menakuti orang #senjata #ibu-ibu #anak #tiktokan #pemalas #video #dedi mulyadi