Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Sejarah Tiga Dekade Lebih Kontribusi Universitas Pakuan Bogor untuk Pendidikan Indonesia

Abdul Hamid Dhaifullah • Selasa, 15 April 2025 | 09:00 WIB

Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor (Dok. unpak.ac.id)
Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor (Dok. unpak.ac.id)
JP Bogor - Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan globalisasi, Universitas Pakuan (UNPAK) tetap berdiri kokoh sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang konsisten mencetak sumber daya manusia unggul di Kota Hujan, Bogor. Berdiri sejak 1 November 1980, UNPAK adalah lanjutan dari Universitas Bogor (UNBO) yang telah berkiprah sejak era 1960-an dan mengalami transformasi besar melalui berbagai penggabungan lembaga pendidikan tinggi swasta.

Kini, UNPAK telah berkembang pesat dengan menawarkan lebih dari 30 program studi, didukung oleh fasilitas yang memadai serta semangat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Cikal bakal UNPAK berawal dari penggabungan beberapa akademi dan sekolah tinggi, seperti Akademi Pariwisata, IKIP PGRI, Akademi Bahasa Asing, hingga Akademi Ilmu Agama Islam, yang kemudian bertransformasi menjadi Universitas Bogor (Unbo). Namun, pada tahun 1980, perubahan besar terjadi: Universitas Bogor resmi berubah nama menjadi Universitas Pakuan, berdasarkan SK No. Skep/27/YKS/VIII-A/10/1980 di bawah naungan Yayasan Kartika Siliwangi Pembina Universitas Pakuan (YKS-PUP), yang kelak berganti nama menjadi Yayasan Pakuan Siliwangi (YPS).

Sejak awal berdirinya, UNPAK memulai dengan empat fakultas utama, yaitu Fakultas Hukum, Ekonomi, Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Sastra. Hanya dalam waktu satu tahun, dua fakultas baru bergabung: Fakultas Teknik dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).

Pertumbuhan akademik terus berlangsung hingga UNPAK kini memiliki: enam Fakultas , yaitu Hukum, Ekonomi, FKIP, Sastra, Teknik, dan MIPA), Program Diploma III (D3), Program Pascasarjana (S2), sampai dengan Program Doktoral (S3).

UNPAK menempati kawasan strategis di pusat Kota Bogor, tepatnya di Jl. Pakuan, dengan luas 3,5 hektar yang dilengkapi beragam fasilitas modern seperti:

Kampus II terletak di wilayah Cijujung seluas 10,8 hektar yang dimanfaatkan untuk pengembangan kampus, rumah dosen, rumah kaca, serta lahan praktik mahasiswa. Sementara Kampus III di Ciangsana dibangun khusus untuk Program Studi Teknik Informatika, hasil kerja sama dengan Institut Semen dan Beton Indonesia.

Perpustakaan Pusat UNPAK menyimpan lebih dari 50.000 judul koleksi, termasuk buku teks, skripsi, tesis, disertasi, dan laporan penelitian. Sarana pembelajaran seperti laboratorium, bengkel, ruang sidang, dan ruang seminar tersedia di setiap fakultas. Pengadaan peralatan belajar juga didukung oleh kerjasama luar negeri, seperti dari Larenstein University (Belanda) dan Latter Day Saint Charities (Amerika Serikat).

Sejak tahun 2008, Dr. Bibin Rubini, M.Pd. menjabat sebagai Rektor Universitas Pakuan. Di bawah kepemimpinannya, UNPAK terus mengembangkan program studi dan meningkatkan akreditasi seluruh jurusan. Saat ini, 100% program studi di UNPAK telah memiliki izin operasional resmi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI), sebuah pencapaian penting dalam membangun mutu institusi.

Editor : Candra Mega Sari
#Universitas Pakuan Bogor #sejarah #pendidikan indonesia #UNPAK Bogor