Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Pemkab Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan, Jaga Stabilitas Harga Pangan

Bayu Putra • Senin, 17 Februari 2025 | 17:06 WIB
Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri saat Gerakan Pangan Murah di Kantor Kelurahan Nanggewer Mekar, Cibinong, Kabupaten Bogor. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor)
Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri saat Gerakan Pangan Murah di Kantor Kelurahan Nanggewer Mekar, Cibinong, Kabupaten Bogor. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor)

JP Bogor – Pemkab Bogor berupaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadhan, dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kelurahan Nanggewer Mekar, Cibinong.

"Kita juga ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau, terutama menjelang bulan puasa," kata Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri dalam keterangannya di Cibinong, Senin (17/2) sebagaimana dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan, GPM menjadi upaya Pemkab Bogor dalam menjaga stabilitas harga pangan. Serta memudahkan masyarakat untuk menjangkau berbagai kebutuhan pangan dengan harga di bawah rata-rata.

Program GPM ini sudah termasuk subsidi fasilitasi distribusi pangan dari Pemkab Bogor senilai Rp 2.000 per kilogram.

“Apa-apa kan di luar sudah mahal. Sekarang, dengan adanya acara ini, kami merasa sangat terbantu. Harapan saya, semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan,” ujar Bachril.

Berdasarkan catatan, sejak tahun 2024 lalu, Pemkab Bogor sudah lebih dari 37 kali menggelar GPM dengan omzet di atas Rp 3,8 miliar.

Selama 37 kali penyelenggaraan, sebanyak 264.957 kilogram komoditas telah dijual dalam GPM. Terdiri dari beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) 100 ton, beras medium 81 ton, telur ayam ras 13,8 ton, daging ayam ras 3 ton, dan daging sapi 2 ton.

Kemudian, minyak goreng 35 ribu liter, gula pasir 24 ribu kilogram, cabai rawit merah 762 kilogram, cabai merah keriting 751 kilogram, bawang merah 17.00 kilogram, dan bawang putih 1.750 kilogram.

GPM menjual berbagai komoditas pangan dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga jual di pasaran. Seperti beras SPHP dijual dengan harga Rp 54 ribu per 5 kilogram.

Editor : Bayu Putra
#pemkab bogor #jelang ramadhan #jaga stabilitas #harga pangan #gerakan pangan murah (gpm)