JP Bogor – Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi memastikan bahwa tidak boleh lagi ada sekolah yang menahan ijazah siswanya. Tidak ada alasan bagi sekolah untuk menahan ijazah siswa.
"Tidak ada alasan nahan ijazah karena siswanya dapat BOS (Bantuan Operasional Sekolah)," ujar Dedi saat mengoreksi ketimpangan hibah di lingkungan pemprov Jawa Barat, sebagaimana dikutip Radar Bogor dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Selasa (28/1).
Terkait ijazah siswa yang ditahan pihak sekolah kata Dedi, pihak kepala sekolah akan diajak berbicara secara terbuka.
"Kita tanya, apa sih yang membuat sekolah masih harus minta bantuan kepada orang tua siswa. Mereka itu kadang-kadang ingin nambah toilet, ingin membangun musala, ingin memagari sekolah, karena bantuan dari pemerintah provinsinya standar," sambungnya.
karena itu, kata Dedi,ke depan Pemprov Jawa Barat harus bisa memenuhi kebutuhan sekolah-sekolah pemerintah secara utuh. Agar mereka tidak memungut biaya lagi dari orang tua siswa.
"Kecuali ada orang-orang kaya menginisasi sendiri tanpa melibatkan sekolah dan tanpa mungut membangun sekolahnya, itu nggak ada masalah. Yang tidak boleh itu komite sekolah mungut iuran. Itu kan nggak boleh," tegasnya.
Editor : Bayu Putra