JP Bogor – DPRD Kota Bogor mendorong Pemkot Bogor untuk memperbaiki sistem transportasi perkotaan. Dengan melakukan intervensi dan kolaborasi dalam pengoperasian Biskita Transpakuan dan menyusun rencana induk transportasi.
Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor M Rusli Prihatevy mengatakan, pihaknya mendapat berbagai masukan terkait isu transportasi dari masyarakat.
Mulai dari soal kelanjutan operasional transportasi massal BisKita Transpakuan, program rerouting, program reduksi angkot, dan rencana induk transportasi Kota Bogor.
Pihaknya, lanjut Rusli, juga mendapat keluhan soal operasional BisKita di Kota Bogor. Salah satunya, Organda maupun konsorsium tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan BisKita.
Ia meminta Pemkot, Dishub, dan Perumda Trans Pakuan merangkul semua pemangku kepentingan. Agar program Biskita Transpakuan tidak dimonopoli oleh salah satu pihak saja.
“DPRD mendukung pelaksanaan Biskita Transpakuan yang transparan dan berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak,” ujar Rusli usai rapat bersama Pengurus DPC Organda di Kota Bogor, Rabu (18/12), sebagaimana dilansir dari Antara.
Rusli berharap dengan Perda Nomor 8 tahun 2023 tentang Transportasi, Pemkot Bogor mampu melakukan intervensi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Organda.
Khususnya dalam operasional Biskita Transpakuan dan menyusun rencana induk transportasi Kota Bogor.
Editor : Bayu Putra