Menurut data, terdapat sekitar 34.636 UMKM dan 768 koperasi yang tersebar di seluruh wilayah Kabupten Bogor. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Pemkab Bogor untuk melakukan pembinaan dan mengoptimalkan peran koperasi dan UMKM agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat
Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri menyatakan, bahwa koperasi dan usaha mikro merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Sebab, keduanya memiliki keterkaitan satu sama lain dan pengaruh satu sama lain bagi perekonomian Indonesia. Selain itu, keduanya juga bisa membuat Indonesia bisa tetap bertahan dalam kondisi krisis dan tidak terpengaruh dengan kondisi perekonomian global.
"Melalui kerjasama dan kolaborasi antara koperasi dan UMKM akan meningkatkan perekonomian daerah juga masyarakat menuju masyarakat yang sejahtera dan meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM. Kita berharap dengan kolaborasi yang kuat antara koperasi dan usaha mikro akan memperkuat juga kondisi ekonomi di Kabupaten Bogor," tegas Bacril, dilansir dari laman bogorkab.go.id.
Bacril juga menegaskan akan mengembangkan eksistensi koperasi dan UMKM melalui pembinaan pemasaran go digital. Melalui media digital, diharapkan pemasaran dan penjualan bisa meningkat dan meluas, sehingga memudahkan akses bagi para konsumen.
Sementara, Kepala Diskop UMKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana mengungkapkan, bahwa perlunya dibangun kolaborasi yang kuat antara koperasi dan UMKM untuk memperkuat ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bogor.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penandatanganan nota kesepahaman antara kooperasi dan pelaku UMKM yang berisi kesepakatan mengenai akses permodalan, peningkatan kapasitas usaha, distribusi, dan pemasaran produk.
"Harapan kami kesepakatan ini akan menjadi dasar yang kuat untuk membangun kolaborasi jangka panjang yang dapat saling menguntungkan kerja kedua belah pihak. Dengan adanya nota kesepakatan ini kami yakin kooperasi akan semakin berperan sebagai penggerak utama dalam mendukung usaha mikro di Kabupaten Bogor," ujar Iman.
Ia juga berharap peluncuran program ini bisa menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan partisipasi dan peran aktif antara kooperasi serta pelaku usaha mikro. Selain itu, bisa juga menjadi simbol, sinergi yang menginspirasi dan memperkuat ekonomi kemasyarakatan di Kabupaten Bogor.
"Ini juga sebagai bukti komitmen kami untuk terus mendampingi, mendukung serta memberikan fasilitas dan kebijakan yang mendukung. Semoga sinergi ini membawa kesejahteraan yang merata bagi masyarakat serta menjadi tombak kemajuan ekonomi kerajaan di Kabupaten Bogor," jelasnya.
Editor : Candra Mega Sari