JP Bogor – Pemkab Bogor kembali menyiapkan penertiban di kawasan wisata Puncak Bogor. Itu setelah area bekas penertiban sebelumnya kembali dipakai oleh pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan.
Kamis (17/10) lalu, Pemkab Bogor bersama Kementerian PUPR kembali menggelar rapat kordinasi untuk membahas penataan kawasan Puncak Bogor. Rakor itu dipimpin oleh Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri.
Sebelumnya, penataan dan penertiban PKL di kawasan puncak Bogor sudah dilakukan pada bulan Juni dan Agustus lalu oleh aparat gabungan. Menurut Bachril, keberadaan PKL dan bangunan liar tanpa izin di kawasan bekas lahan pembongkaran menjadi masalah tersendiri.
“Melalui rakor ini kami ingin menyepakati dan untuk menyikapi bersama isu-isu yang harus ditindak lanjuti bersama,” ujarnya sebagaimana dilansir dari laman bogorkab.go.id.
Bachril mengatakan, ia telah membentuk tim gabungan yang melibatkan berbagai pihak untuk memaksimalkan penertiban PKL di kawasan Puncak. Agar lahan tersebut tidak lagi ditempati PKL untuk berjualan.
“Tim terpadu akan segera dibentuk oleh bagian Administrasi Pembangunan untuk memastikan proses penataan ini dapat dieksekusi tepat waktu, serta mengatasi berbagai permasalahan di lapangan,” jelas Bachril.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan bahwa program penataan kawasan Puncak akan terus berlanjut. Mencakup penghijauan, pemasangan pagar, pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU), dan pemasangan papan informasi.
Penertiban serta penegakan hukum terhadap PKL, terutama di area Warpat dan lokasi bekas bangunan liar juga akan tetap dilaksanakan.
Selain itu, Pemkab Bogor juga berencana mendesain ulang dan memperluas rest area Gunung Mas di Puncak. Agar pedagang yang direlokasi di sepanjang jalur tersebut mendapatkan fasilitas yang lebih baik.
"Kami berharap perencanaan oleh Kementerian PUPR tetap dilakukan dan secara intens menjadi domain Kementerian. Dan kami, pemerintah daerah, siap mendukung untuk terwujudnya penataan kawasan Puncak baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan," ujar Ajat.
Sementara itu, perwakilan Kementerian PUPR Indah Saswati mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang membuat konsep desain dan perencanaan kawasan Puncak Bogor.
Ada tiga poin dalam konsep desain tersebut. Pertama, memulihkan dan meningkatkan keamanan fungsi jalan di kawasan Puncak. Lalu merancang konsep optimalisasi pengembangan rest area Puncak. Juga penataan beberapa aspek lainnya.
“Kita memang sudah menyiapkan desain. Tentunya kami siap melanjutkan penataan kawasan Puncak secara sinergi dan terintegrasi bersama dengan Pemkab Bogor juga Pemprov Jabar,” ucapnya.
Editor : Bayu Putra