Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

5 Efek Samping Konsumsi Brokoli Berlebihan, Benarkah Bisa Picu Stroke?

Rabbany Wanadriani • Jumat, 22 Mei 2026 | 22:12 WIB
Ilustrasi brokoli (Pexels)
Ilustrasi brokoli (Pexels)

JP Bogor - Jenis makanan yang kita pilih dapat memengaruhi produksi gas dalam tubuh dan berpotensi memperburuk gejalanya.

Brokoli, meskipun dikenal sebagai sayuran hijau yang sarat gizi dan kaya manfaat, dapat menyebabkan masalah gas jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih setiap hari.

Demi menjaga keseimbangan tubuh, sebaiknya batasi konsumsi sayuran ini hingga satu atau dua cangkir brokoli matang saja per hari, dengan metode pengukusan sebagai opsi terbaik.

Dikutip dari Healthshots, berikut adalah lima efek samping kesehatan yang dipicu oleh konsumsi brokoli yang berlebihan.

Baca Juga: Bisa Mencegah Demensia, Ini 5 Makanan Penting untuk Kesehatan Otak Anda

1. Memengaruhi Kadar Tiroid

Brokoli memengaruhi fungsi kelenjar tiroid karena bersifat goitrogen, zat kimia yang menekan fungsi kelenjar tiroid.

Zat kimia ini mengganggu yodium dalam tubuh Anda sehingga menyebabkan kelenjar tiroid membesar dan mengakibatkan gondok.

Brokoli juga bisa membuat Anda mengalami masalah seperti kenaikan berat badan, kelelahan, rambut rontok, dan wajah bengkak.

2. Masalah Lambung

Hal lain yang dapat terjadi jika terlalu banyak mengonsumsi brokoli adalah masalah pencernaan.

Brokoli bisa menyebabkan masalah pencernaan serta kembung pada beberapa orang karena satu sayuran silangan yang dapat menyebabkan gas. 

3. Iritasi Usus

Alasan lain mengapa Anda harus menghindari makan terlalu banyak brokoli adalah masalah pada pergerakan usus.

Brokoli kaya akan serat yang baik jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Jika Anda makan terlalu banyak serat, maka tubuh Anda tidak menghasilkan cukup enzim untuk mencernanya sehingga mengalami iritasi usus.

4. Kemungkinan Terjadinya Stroke Iskemik

Brokoli juga memiliki beberapa efek samping lainnya. Jika tidak dimasak dengan benar, kandungan isoflavon di dalamnya akan meningkat sehingga meningkatkan risiko stroke iskemik, terutama pada wanita.

Stroke iskemik yang umum terjadi adalah ketika gumpalan darah menyumbat arteri yang menuju ke otak.

Hal ini mengganggu aliran darah dan menyebabkan kerusakan pada jaringan otak.

5. Mengganggu Pengobatan Tertentu

Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah harus memperhatikan asupan brokoli mereka.

Berdasarkan penelitian, brokoli mengandung vitamin K dan itu dapat memengaruhi efektivitas obat.

Baca Juga: Sering Tak Disadari, 5 Makanan Enak Ini Justru Bikin Rambut Cepat Rontok

Editor : Candra Mega Sari
#brokoli #efek samping #kesehatan