Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

6 Makanan yang Cepat Basi Tanpa Disadari, Jangan Sampai Keracunan!

Rabbany Wanadriani • Rabu, 29 April 2026 | 18:58 WIB
Ilustrasi telur (Pexels)
Ilustrasi telur (Pexels)

JP Bogor - Ada jenis-jenis makanan yang tampak segar namun menyimpan risiko karena sangat mudah rusak. Baik itu karena ditinggalkan di meja makan, dibawa dalam perjalanan yang hangat, atau disimpan terlalu lama di kulkas, proses basi bisa terjadi secara tiba-tiba.

Risiko utamanya adalah masa aman konsumsi sering kali sudah terlampaui bahkan sebelum tanda-tanda fisik muncul. Kita tidak bisa hanya mengandalkan munculnya jamur atau bau asam sebagai indikator tunggal, karena perubahan tekstur dan tingkat bahaya sering kali terjadi secara tersembunyi.

Dilansir dari laman Indiatimes, simak 6 makanan yang rentan basi lebih cepat dari yang kita sadari.

Baca Juga: Bukan Cuma Junk Food, 7 Makanan Sehat Ini Ternyata Bikin Perut Kembung!

1. Potongan Buah

Sebuah apel utuh dapat disimpan dengan aman di atas meja selama beberapa hari. Namun, begitu dipotong, waktu penyimpanannya berubah.

Setelah buah dipotong, kulit pelindungnya hilang dan daging buah yang terbuka menjadi rentan terhadap oksigen, kehilangan kelembapan, dan bakteri dari tangan, pisau, serta talenan.

Itulah mengapa buah yang dipotong dapat berubah menjadi berlendir, cokelat, atau asam dengan sangat cepat.

Melon, mangga, dan nanas sangat sulit ditangani setelah dipotong.

2. Nasi

Nasi matang adalah salah satu risiko keamanan pangan yang paling diremehkan di banyak dapur.

Karena terlihat kering dan polos, orang sering berasumsi bahwa nasi bisa dibiarkan begitu saja tanpa banyak konsekuensi.

Padahal, nasi dapat mengandung bakteri yang bertahan hidup saat dimasak dan berkembang biak dengan cepat jika dibiarkan pada suhu ruangan terlalu lama.

Bahayanya bukan hanya rasa yang tidak enak. Nasi yang disimpan dengan tidak benar dapat menjadi tidak aman bahkan sebelum tercium bau tidak sedap.

3. Pasta Matang

Pasta memiliki reputasi serupa sebagai makanan yang kenyal, tetapi setelah dimasak, pasta menjadi jauh lebih rapuh.

Hidangan pasta krim dan hidangan dengan daging atau susu bahkan lebih cepat basi.

Kebiasaan yang paling aman adalah segera dinginkan sisa makanan dan jangan biarkan hidangan pasta tergeletak di atas meja selama berjam-jam.

4. Sayuran Hijau

Salad terlihat segar sampai akhirnya tidak lagi.

Sayuran hijau seperti bayam, selada, dan kangkung dapat layu, berlendir, atau mengeluarkan bau pahit dengan sangat cepat, terutama jika dicuci dan disimpan dengan tidak benar.

Karena sayuran ini menyimpan banyak air, bahkan sedikit air yang terperangkap di dalam wadah dapat mempercepat pembusukan.

5. Telur

Telur memiliki reputasi sebagai makanan yang tahan lama. Namun, masa simpannya sangat bergantung pada penyimpanan.

Telur segar tidak akan tetap segar selamanya dan telur yang dimasak bahkan lebih mudah rusak.

Masalah utamanya adalah telur menyerap bau dan rentan terhadap kontaminasi setelah retak atau dimasak.

Karton telur yang tampak baik-baik saja mungkin sudah melewati masa terbaiknya dan sisa hidangan telur dapat menjadi berisiko sebelum ada yang menyadarinya.

6. Daging Olahan

Daging olahan sering disimpan di lemari es dengan rasa aman yang semu.

Kemasan dibuat agar terlihat rapi dan tahan lama, tetapi begitu dibuka, daging akan cepat busuk.

Kelembapan, penanganan, dan paparan udara berulang mempercepat proses pembusukan.

Baca Juga: Wajib Tahu! Inilah 5 Makanan Pencegah Bau Badan saat Cuaca Panas Melanda

Editor : Candra Mega Sari
#basi #makanan