Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

7 Jenis Olahraga Ringan saat Puasa agar Tubuh Tetap Segar dan Tidak Loyo

Risma Aris Maya • Kamis, 26 Februari 2026 | 18:00 WIB

Ilustrasi jenis olahraga ringan yang bisa jadi pilihan selama bulan suci (Dok. Freepik)
Ilustrasi jenis olahraga ringan yang bisa jadi pilihan selama bulan suci (Dok. Freepik)

JP Bogor - Puasa bukan penghalang untuk tetap sehat. Kuncinya ada pada keseimbangan: tahu kapan harus menahan diri, namun tetap menjaga tubuh aktif.

Walau tenaga terasa berkurang, olahraga ringan justru membantu sirkulasi darah tetap lancar sehingga tubuh tidak gampang loyo selama beribadah.

Pilih aktivitas dengan intensitas rendah seperti yoga atau jalan santai agar fungsi paru-paru dan jantung tetap terjaga.

Mengutip dari Ministry of Health, inilah 7 jenis olahraga ringan yang bisa jadi pilihanmu selama bulan suci:

1. Jalan Kaki Santai

Olahraga pertama yang aman dilakukan saat berpuasa adalah jalan kaki santai. Hal ini disebabkan karena olahraga ini tidak memerlukan intensitas tinggi dan sangat fleksibel waktunya.

Anda bisa berjalan santai sebelum berbuka atau setelah tarawih untuk menjaga sirkulasi darah dan mencegah otot kaku dalam tubuh. Uniknya beberapa penelitian menunjukkan bahwa berjalan ringan bisa membantu metabolisme tubuh tetap aktif meskipun sedang berpuasa.

2. Peregangan Ringan (stretching)

Peregangan adalah gerakan ringan yang membantu menjaga fleksibilitas otot dan mencegah kram, terutama saat tubuh sedang beradaptasi dengan pola puasa yang baru.

Selain itu, peregangan adalah salah satu olahraga yang bisa dilakukan kapan saja mulai dari sahur hingga menjelang berbuka dan sangat bermanfaat untuk mengurangi ketegangan otot dari aktivitas harian atau duduk terlalu lama.

3. Bersepeda Ringan atau Statis di Rumah

Olahraga ketiga yang aman dilakukan saat kondisi berpuasa adalah bersepeda ringan di luar rumah atau menggunakan sepeda statis di rumah. 

Olahraga ini bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah dan fungsi jantung tanpa harus membuat tubuh terlalu lelah apalagi jika dilakukan menjelang berbuka puasa.

4. Yoga Ringan

Yoga ringan termasuk olahraga yang sangat cocok dilakukan saat puasa karena dapat menjaga fleksibilitas tubuh sekaligus menenangkan pikiran.

Yoga juga fokus pada postur tubuh dan pernapasan sehingga bisa membantu tubuh tetap energik dan pikiran lebih tenang selama menjalani puasa.

Terakhir, yoga juga bisa membantu mengurangi stres yang kadang muncul karena perubahan rutinitas harian.

5. Latihan Kekuatan Tubuh

Latihan kekuatan ringan seperti squat atau push up ringan tetap bisa dilakukan saat Ramadhan tetapi tetap disarankan dilakukan setelah berbuka puasa untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan.

Latihan kekuatan tubuh ini membantu mempertahankan massa otot dan menjaga kebugaran tubuh tanpa beban berat sehingga tetap aman dilakukan bagi pemula maupun yang sudah terbiasa berolahraga.

6. Jalan Kaki Cepat

Jalan kaki cepat adalah salah satu latihan ringan yang lebih aktif daripada jalan santai namun tetap aman dilakukan saat berpuasa jika waktunya yang dipilih secara tepat seperti menjelang berbuka puasa.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ringan seperti jalan kaki cepat bisa membantu penggunaan lemak sebagai sumber energi tubuh ketika glikogen sudah sedikit sehingga sangat cocok dan bermanfaat dalam menjaga komposisi tubuh selama puasa.

7. Aktivitas Fisik dari Ibadah (Tarawih)

Bulan suci Ramadhan tentu sangat identik dengan ibadah shalat tarawih. Ternyata ibadah Tarawih ini termasuk gerakan fisik yang bermanfaat bagi kesehatan karena melibatkan berdiri, rukuk dan sujud yang bisa membantu sirkulasi darah dan fleksibilitas tubuh.

Walaupun tidak dianggap sebagai olahraga formal namun aktivitas fisik ini bisa memberikan efek positif karena melatih tubuh tetap bergerak setiap hari selama bulan puasa.

Editor : Candra Mega Sari
#olahraga di bulan puasa #ramadhan #olahraga