Namun, rasa nyeri yang tiba-tiba muncul tentu bisa menghambat aktivitas ibadah kita. Agar puasa tetap nyaman dan produktif, kamu perlu tahu langkah penanganan yang tepat.
Melansir dari laman Halodoc dan Alodokter, inilah enam cara mengatasi sakit perut saat puasa yang perlu kamu ketahui.
1. Hindari Makan Pedas, Asam, Berminyak, atau Bersantan saat Puasa
Cara pertama untuk mengatasi rasa sakit puasa yaitu dengan menghindari konsumsi makanan yang pedas, asam, berminyak, atau bersantan pada saat sahur dan berbuka.
Hal ini karena makanan tersebut dapat mengiritasi lambung dan meningkatkan produksi asam lambung, sehingga memicu sakit perut atau maag saat puasa.
2. Minum Air Putih yang Cukup
Selanjutnya yaitu kamu dapat minum air putih yang cukup karena dapat membantu mengatasi sakit perut pada saat puasa.
Selain itu, minum air putih juga dapat menjaga keseimbangan asam lambung dan melancarkan pencernaan, sehingga lambung tidak mudah teriritasi meski dalam keadaan kosong.
3. Luangkan Waktu untuk Relaksasi dan Kelola Stres agar Perut Tetap Nyaman
Cara selanjutnya untuk dapat mengatasi sakit perut pada saat puasa yaitu dengan melakukan relaksasi dan pengelolaan stres.
Hal ini karena stres dapat meningkatkan produksi asam lambung dna memicu ketegangan otot perut, sehingga menyebabkan nyeri atau rasa tidak nyaman pada saat puasa.
4. Hindari Makan Terlalu Banyak saat Buka Puasa
Kamu dapat hindari makan terlalu banyak pada saat buka puasa karena menyebabkan mual atau muntah dan perut menjadi sakit.
Untuk cara mengatasinya, kamu dapat minum-minuman hangat, seperti air putih hangat atau teh jahe. Tidak hanya mampu menghangatkan dan menenangkan kondisi perut yang bergejolak, kedua minuman tersebut mampu membantu mendorong gas keluar dari usus dan perut, sehingga perut terasa lebih lega.
5. Awali Buka Puasa dengan Makanan Ringan
Cara lainnya untuk mengatasi sakit perut pada saat puasa yaitu dengan mengawali konsumsi makanan-makanan ringan, seperti kurma dan air putih, sebelum mengkonsumsi makanan utama atau makanan berat.
Hal ini bertujuan agar lambung tidak kaget setelah kosong dalam waktu yang lama, sehingga proses pencernaan berjalan lebih lancar dan risiko sakit perut dapat diminimalkan.
Baca Juga: Lemas dan Ngantuk? Ini 5 Tips Praktis agar Tetap Segar Selama Puasa
Editor : Candra Mega Sari