Mengapa ini penting? Ternyata, lebih dari separuh komunikasi kita terjadi secara nonverbal. Bahkan, sains membuktikan bahwa bahasa tubuh sangat menentukan bagaimana kepribadian kita dinilai oleh orang lain.
Jadi, jika ingin punya aura yang berwibawa, Anda wajib memperbaiki postur, ekspresi wajah, hingga kontak mata saat bicara.
Mengutip dari Jagran Josh, berikut adalah lima gestur yang wajib Anda hindari agar tidak meninggalkan kesan buruk di mata audiens.
Baca Juga: Sederhana tapi Super! Ini 9 Manfaat Luar Biasa Kacang Hijau untuk Ibu Hamil dan Janin
1. Menyilangkan Lengan di Belakang Punggung
Jika Anda menyilangkan lengan di belakang punggung saat berbicara dengan seseorang, Anda mungkin secara non-verbal meninggalkan kesan buruk pada mereka. Anda mungkin tampak seperti mencoba untuk memotong komunikasi, cukup sombong dan berwibawa.
Ini juga bisa menyampaikan bahwa Anda tidak mempercayai orang lain. Psikolog mengatakan bahwa menyilangkan lengan atau tangan di belakang punggung saat berbicara adalah cara memberi tahu seseorang bahwa 'Saya tidak yakin dengan Anda'.
Dalam beberapa kasus, jika Anda memegang kedua lengan dan menggenggam tangan dengan erat, orang juga dapat menafsirkan bahwa Anda mungkin menyembunyikan kebenaran ketika ditanya sebuah pertanyaan selama percakapan.
Jika Anda memegang lengan di belakang punggung dengan satu tangan mencengkeram tangan lain dengan erat dan bahu membungkuk, ini adalah tanda frustrasi, kemarahan, kegugupan, dan kurang percaya diri.
2. Menyentuh Wajah Anda
Jika Anda menyentuh wajah saat berbicara dengan seseorang, Anda mungkin secara non-verbal meninggalkan kesan buruk pada mereka. Menyentuh wajah Anda di tengah percakapan atau wawancara adalah gerakan yang sangat rendah kekuatannya.
Anda menunjukkan tanda-tanda kegugupan, kecemasan, kurangnya kontrol, dan kurangnya kepercayaan diri. Menyentuh wajah saat berbicara adalah salah satu dari empat gerakan umum yang membuat orang tidak tertarik.
Ini juga menyampaikan bahwa Anda terus-menerus memikirkan sesuatu dan menunjukkan kurangnya kehadiran pikiran dalam percakapan saat ini. Ingatlah bahwa secara umum jika Anda menyentuh wajah orang lain adalah gerakan keintiman dan kasih sayang.
Tetapi menyentuh wajah Anda sendiri berarti menutupi emosi Anda yang sebenarnya. Itu juga dapat dianggap sebagai Anda tidak tahu apa-apa atau tidak siap tentang situasi tersebut.
3. Genggaman Tangan atau Jalinan Jari
Jika Anda menggenggam tangan atau jari saat berbicara dengan seseorang, Anda mungkin secara non-verbal meninggalkan kesan buruk pada mereka. Sementara banyak orang mungkin berpikir bahwa menggenggam tangan atau jari yang saling bertautan memberikan tampilan yang kuat dan berwibawa, itu adalah kebalikannya.
Menggenggam tangan atau jari yang saling bertautan selama percakapan memberikan kesan bahwa Anda cemas, gugup, ragu-ragu, khawatir, dan kurang percaya diri. Jika Anda terus menggenggam atau meremas-remas tangan saat menyampaikan sesuatu atau berbicara, itu bisa berarti Anda kurang persiapan.
Itu juga merupakan tanda frustrasi, stres, dan ketegangan. Semakin keras Anda menggenggam tangan atau jari, semakin Anda tampak seperti seseorang yang stres dan kemungkinan besar bersembunyi atau tidak siap.
4. Menunjuk Jari pada Seseorang atau Sesuatu
Jika Anda menunjuk seseorang sambil berbicara, Anda mungkin meninggalkan kesan buruk secara nonverbal pada mereka. Menunjuk jari dapat digunakan oleh banyak orang untuk menekankan pernyataan mereka atau untuk menunjukkan sesuatu.
Namun, itu bukan isyarat yang baik karena dianggap kasar dan agresif. Anda bisa dianggap bersikap tegas atau menggurui orang lain. Menunjuk jari pada seseorang juga dapat menyinggung perasaan orang lain.
Dalam masyarakat terpelajar, menunjuk jari pada sesuatu juga dianggap sebagai kurangnya sopan santun. Jika Anda menunjuk seseorang dengan jari telunjuk Anda, itu menandakan agresi.
5. Menyilangkan Kaki Sambil Berdiri
Jika Anda menyilangkan kaki saat berbicara dengan seseorang, Anda mungkin secara non-verbal meninggalkan kesan buruk pada mereka. Anda mungkin tampak kurang percaya diri dengan apa yang Anda katakan.
Jika Anda mengambil satu kaki dan menyilangkannya di atas yang lain, maka itu bukan postur yang baik. Ini tidak hanya menghilangkan kepercayaan diri Anda tetapi juga membuat kata-kata Anda kurang kuat atau efektif.
Menyilangkan kaki saat berbicara atau memperkenalkan diri juga bisa tampak seperti Anda menahan diri, takut atau cemas. Menyilangkan kaki di tengah percakapan dapat tampak seperti sikap defensif atau tertutup.
Editor : Candra Mega Sari