Milia biasanya menyerang area sensitif seperti sekitar mata, pipi, dan hidung. Bintik-bintik putih kecil ini sering disalahartikan sebagai jerawat.
Milia terbentuk akibat sel kulit mati yang terperangkap, paparan sinar matahari berlebihan, dan rutinitas perawatan kulit yang kurang tepat. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara mudah dan efektif untuk menghilangkannya.
Dilansir dari laman English Jagran, berikut adalah enam cara alami yang bisa kamu coba:
1. Air Mawar
Air mawar memiliki sifat antiradang yang berasal dari kandungan minyaknya. Cukup oleskan beberapa tetes air mawar pada area yang terkena milia dua hingga tiga kali sehari untuk membantu mengurangi bintik putih dan menyehatkan kulit.
2. Scrub Gula dan Lemon
Campuran ini berfungsi sebagai eksfoliator alami yang membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori. Campurkan air lemon dengan gula, lalu pijat lembut di wajah selama 15-20 menit. Lakukan setiap hari untuk melihat hasil yang nyata dalam seminggu.
3. Minyak Kelapa
Minyak kelapa adalah obat yang mudah didapat dan memiliki sifat antibakteri. Pijat area milia dengan minyak kelapa, biarkan semalaman, dan bilas di pagi hari untuk membantu melembutkan benjolan dan mengurangi bekas luka.
4. Jus Kentang
Kentang mentah bisa menjadi obat yang ampuh untuk mencegah dan mengobati milia. Gunakan kapas untuk mengoleskan jus kentang pada area yang terkena. Ulangi proses ini dua kali sehari untuk hasil yang efektif.
5. Bubuk Cendana
Bubuk cendana memberikan sensasi menenangkan dan menyejukkan. Campurkan dengan air biasa atau air mawar hingga menjadi pasta, lalu oleskan pada area yang diinginkan. Pijat perlahan dan bilas dengan air hangat. Ulangi dua kali sehari untuk membantu menghilangkan milia.
6. Aloe Vera
Sifat antiradang dan antioksidan pada lidah buaya menjadikannya obat yang efektif untuk milia. Oleskan gel aloe vera untuk menenangkan dan mendinginkan kulit, sekaligus mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan.
Dengan mencoba cara-cara alami ini, kamu bisa merawat kulit dan mengatasi milia secara efektif.
Editor : Candra Mega Sari